Sehari 5 Pengedar Sabu Digulung, Dua Diantaranya Wanita


riaupotenza.com
5 pengedar dan pemakai sabu yang ditangkap dalam satu hari oleh Sat Narkoba Polres Pelalawan 

PANGKALANKERINCI-Sepatutnya semua pihak khawatir terhadap maraknya peredaran narkoba di daerah ini. Dan ini dipastikan menjadi ancaman semua kalangan, terutama generasi muda. Bayangkan saja, dalam satu hari Polres Pelalawan berhasil menggulung 5 pengedar sabu-sabu di lokasi berbeda. Itu yang berhasil ditangkap, bagaimana dengan para pelaku yang masih berkeliaran. Bahkan para wanita juga terlibat bisnis haram ini.

       Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan,S.Ik membenarkan ditangkapnya 5 pengedar narkotika jenis sabu-sabu dari sejumlah lokasi yang berbeda. ‘’Para pelaku dua diantaranya wanita serta BB sudah diamankan di tahanan Polres Pelalawan dan kasusnya masih dikembangkan untuk mengungkap jaringan lainnya,’’jelas Kapolres didampingi Paur Humas Iptu Maraden Sijabat,SH, Ahad (15/4) sambil menyebutkan semua pelaku ditangkap dalam satu hari pada Jumat (13/4) lalu.

    Digagalkanya peredaran narkoba ini, setelah polisi anti narkotika Sat Narkoba Polres Pelalawan melakukan upaya dan berkerjasama dengan masyarakat.

    Awalnya, sekitar pukul 11.30 WIB, Jumat (13/4) bertempat di Jalan Pemda Gg  Makmur RT. 002 RW. 008 Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota Kasat Narkoba Iptu Romi Irwansyah, SH., MH yang memimpin langsung penangkapan itu bersama timnya membekuk pria 33 tahun inisial AW. AW, bukan pengedar saja tapi dikenal sebagai Bandar narkokab di daerah ini.

       Sebelumnya sekitar pukul 09.00 WIB, informasi tentang akan adanya transaksi narkoba sudah berhasil polisi kantongi. Lalu, polisi lalu melakukan pengingtaian di sekitar rumah pelaku. AW berusaha kabur saat mengetahui polisi tak diundang menyambangi rumahnya. Pria ini sempat berusaha melarikan diri melalui pintu depan.  Namun upaya Bandar ini gagal karena langsung dibekuk polisi.

    Polisi lalu melakukan penggeledahan badan. Namun tidak ditemukan barang bukti narkotika. Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan  rumah pelaku dengan disaksikan oleh ketua RT setempat.  Hasilnya ditemukan BB berupa 2  paket kecil yang diduga Narkotika jenis Sabu yang dibungkus plastik bening klep merah  diatas lemari TV. Selain itu ada juga 2 paket kecil yang dibungkus plastik bening klep merah yang dibalut tissue warna putih di dalam lemari pakaian. Beberapa unit HP juga diamankan.

      Lalu, pada sore harinya sekitar pukul 16.30 WIB, kembali diamankan dua warga Jalan Lintas Timur Gang Ikhlas Kelurahan Kulim Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, MU (27) dan RD (22). Kedua pria ini ditangkap dengan taktik polisi menyamar menjadi pembeli barang haram tersebut.

    Alhasil di dekat jembatan Sungai Kerinci dekat Kantor Bupati Pelalawan Jalan Abdul Jalil Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat keduanya diringkus. Dari tangan pelaku diamankan BB1 paket sedang yang berisikan diduga sabu yang dibungkus plastik bening klep merah serta 1paket kecil yang diduga narkotika jenis shabu dengan berat kotor 3,09 gram, 1 unit HPMerk Oppo warna putih gold serta 1 unit sepeda motor merk Honda Astrea Grand No Pol BM 3921 A.

     Dalam penangkapan dengan trik undercover buy ini agak unik. Karena dalam transaksi, pelaku dan calon pembeli saling tukar sepedamotor. Dan saat pelaku MU akan menyerahkan narkotika jenis shabu kemudian petugas langsung melakukan penangkapan dibantu oleh rekan petugas yang lain.

    Masih pada hari yang sama, sekitar pukul 17.00 WIB polisi kembali menangkap seorang wanita inisial RA (40). RA yang dibekuk  di Jalan Lintas Timur Desa Dundangan Kecamatan Pangkalan Kuras mengantongi BB 4 paket yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik bening klep merah berat kotor 0.90 gram serta satu unit dan plastic bening pembungkus.

     Dijeratnya wanita paro baya ini berawal dari informasi dari masyarakat. Polisi anti narkotika Polres Pelalawan dengan cara menyamar menjadi calon pembeli. Alhasil, di salah satu cafe di Jalan Lintas Timur Desa Dundangan Pangkalan Kuras. Saat penangkapan pelaku sedang duduk menunggu di cafe nya dan pada saat anggota Polri yang melakukan under cover tiba ditempat itu dan langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

    Kemudian tim  melakukan penggeladan dengan disaksikan warga setempat dan ditemukan 4 paket yang diduga narkotika jenis sabu ditangan pelaku RA yang dibungkus plastik bening dan 1 unit HP merk Mito warna gold.

   Tak ingin hanya sendiri menikmati dinginnya ruangan situmbin, RA lalu bernyanyi bahwa sabu tersebut didapat  dari ibuk MS.

     Hanya beberapa menit kemudian, polisi lalu bergerak ke tempat MS. Wanita (49) yang bertetangga dengan RA di  Jalan Lintas Timur Desa Dundangan Kecamatan Pangkalan Kuras ini dibekuk sekitar pukul 17.10 WIB. Dari wanita ini diamankan 2 paket sedang yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening klep merah berat kotor 1.60 gram, HP, mancis, alat penghisap dan kaca pirex serta uang Rp 400 ribu.amr