Pemilih Laki-laki Mendominasi

DPS Kuansing Capai 215.064 Orang


riaupotenza.com

KUANSING  (RPZ)–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuansing sudah melaksanakan pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tahun 2018.
Dari hasil pleno DPS yang dilaksanakan beberapa hari lalu, pemilih laki-laki lebih mendominasi dibanding pemilih perempuan.

Dari hasil pleno itu, kata Komisioner KPU Kuansing, Dedi Erianto menjelaskan di daerah berjuluk negeri jalur ini untuk jumlah DPS mencapai 215.064 pemilih.
Jumlah itu terdiri dari 108.277 orang pemilih laki-laki dan 106.787 orang pemilih perempuan.

“Semua pemilih yang tercatat di DPS itu sesuai dengan rincian pada form model A.1.3-KWK," jelasnya didampingi dua komisioner KPU lainnya, yakni Syafriadi dan Indra Sukri saat koordinasi dengan Disdukcapil Kuansing, Kamis (12/4).
Disamping itu Dedi menjelaskan, mereka juga mencatat hasil rekapitulasi daftar pemilih potensial non KTP-elektronik di Kabupaten Kuansing dengan jumlah 17.063 orang pemilih. Rinciannya, laki-laki sebanyak 8.961 orang pemilih, dan perempuan sebanyak 8.102 orang.

“Ini baru rekapitulasi DPS. Dari DPS inilah nanti akan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sifatnya sementara. Makanya kita belum bisa memastikan apakah jumlah DPT nantinya akan bertambah atau berkurang,” jelasnya.

Ia menambahkan dengan tercatatnya pemilih non KTP-elektronik mencapai 17.063 orang ini, KPU akan melakukan koordinasi dengan pihak Disdukcapil Kabupaten Kuansing.

"Jadi mereka yang belum memiliki KTP-elektronik ini tetap bisa memilih. Saat ini baru sebagian yang sudah direkap. Syaratnya harus ada Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan Disdukcapil setempat, baru bisa memilih," katanya.
Ia mengharapkan masyarakat berperan aktif mengawal demokrasi mendatang.

Salah satunya jika masyarakat tidak terdaftar di DPT segera melapor ke PPK hingga PPS. 

"Jika memang memenuhi  ketentuan sebagai pemilih, bisa cepat dilakukan tindakan," ujarnya.

Sementara itu, pada Pilkada nantinya sesuai aturan, masyarakat tetap bisa memilih. Syaratnya memiliki e-KTP atau jika belum ada e-KTP bisa memilih dengan cara menggunakan Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan oleh Disdukcapil.
"Jadi bisa dengan e-KTP juga bisa dengan menggunakan Suket, untuk memilih nantinya" katanya.(cil)