Setelah DAK Rp. 11 M, Pusat Tambah Rp. 8 M Untuk Sekolah Di Meranti


riaupotenza.com
Sekolah Rusak

SELATPANJANG(RPZ)-Menyikapi hampir seribuan unit ruang belajar SD dan SMP di Meranti yang rusak ringan, sedang, dan rusak berat, 2018 ini pemerintah pusat kucurkan anggaran 19 milliar ke sekolah terkait. 

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kepulauan Meranti, Drs H Rosdaner kepada Pekanbaru Pos, Kamis (12/4/18) siang. 

"Dari Rp. 19 milliar itu terbagi dua sumber, diantaranya Rp. 11 millliar dari Dana Alokasi Khusus langsung dari Kemdikbud dan Bantuan Pemerintah (Bapem) dari Ditjet Sekolah Menegah Pertama (Ditsmp) sebesar Rp. 8 milliar," ungkapnya. 

Bantuan DAK itu telah digulirkan awal tahun kemarin, dan saat ini sedang menunggu tansfer dari Kementerian. "Kita masih menunggu anggaran itu ditansfer oleh pemerintah pusat. Sedangkan Juklak-nya masih menggunakan Juklak yang lama," kata Rosdaner. 

"Sedangkan Bapem dari Ditsmp sebesar Rp 8 milliar itu baru masuk SK nya dua hari yang lalu (10/4/18). Bupati aja belum tau ni. Jadi jika ditotalkan keduanya kurang lebih mencapai Rp 19 milliar" ungkpanya. 

Menurutnya, Pentunjuk pelaksaan masih menggunakan pola lama, yakni swaklola oleh masing masing sekolah yang ditunjuk. 

Menanggapi kondisi gedung SMP I Pulau Merbau, menurut Rosdaner, tahun ini akan mendapatkan porsi bantuan dana revitalisasi untuk sekolah yang dimaksud.

"Kalau tidak salah mereka dapat porsi revitalisasi, kalau jumlah anggarannya saya lupa. Yang jelas 2018 ini mereka dapat," ujar Rosdaner. 

Sedangkan untuk SD N 3 Desa Sialang Pasung akan diprioritaskan pada tahun 2019 awal. 

"Tahun depan kita prioritaskan. Untuk DED nya sudah ada, cuma kemaren gagal dianggarkan," ungkapnya. 

Memang ia mengaku,selama tiga tahun berturut turut sebelumnya kerap diusulkan. Mengingat rasionalisasi anggaran, usulan itu selalu mentok.

Untuk itu ia sangat berharap pihak sekolah dapat bersabar menjelang 2019 mendatang. "Untuk pihak sekolah kami harap bisa bersabar menjelang 2019 mendatang, sekolah itu sudah menjadi sekala prioritas oleh Bupati dan Wakil Bupati jauh sebelum ini, " ungkapnya. 

Penulis : Wira Saputra