Perizinan Indomaret dan Alfmart Dipantau


riaupotenza.com
Satpol PP dan Damkar Pelalawan sedang melakukan pengawasan dan pemantauan perizinan terhadap 48 toko ritel Indomaret dan Alfamart di Kabupaten Pelalawan 

|PANGKALANKERINCI-Toko ritel menjamur di Kabupaten Pelalawan. Guna memastikan tempat usaha itu memiliki usaha, personel Satpol PP dan Damkar Pelalawan diterjunkan ke lapangan. Satu persatu toko modern yang hampir saja menyisihkan usaha milik masyarakat ini didatangi. Hasilnya dipastikan, perizinan tempat usaha tersebut masih hidup hingga dua tahun kedepan.

‘’Hari ini, Satpol PP dan Damkar melakukan pemantauan dan pengawasan Perda terkait perizinan. Terutama Indomaret dan Alfmart,’’jelas Kasat Pol PP dan Damkar Pelalawan H Abu Bakar Fisda Eli,S.Sos,M.Ap melalui Kasi Pengawasan dan Perizinan Sarinah,SE, Kamis (12/4).

Dalam pelaksanaan di lapangan lanjut Sarinah, pihaknya yang hanya memiliki kewenangan pengawasan dan pemantauan ini mengecek SIUP, SITU usaha toko ritel Indomaret dan Alfmart. ‘’Belum ada ditemukkan toko waralaba Indomaret dan Alfamart yang sudah mati perizinannya. Rata-rata masih berlaku 2 tahun lagi,’’paparnya sambil menyebutkan setidaknya ada 48 toko Indomaret dan Alfamart di yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pelalawan.

‘’ Kita melakukan pengawasan ini untuk menertibkan kembali SIUP, SITU tempat  usaha tersebut. Bagi Alfamart dan Indomart yang telah habis masa perizinannya itu kita arahkan mengurus kembali,’’ungkapnya sambil menyebutkan turun gunung yang dilakukan Satpol PP dan Damkar Pelalawan ini juga terkait statemen legislator PKS H Abdullah,S.Pd terkait menjamurnya toko waralaba di Pelalawan.

Dari 48 unit yang ada sambung Sarinah, beberapa lokasi seperti di Kecamatan Ukui dan Pengkalan Lesung sudah kelar dicek serta sebagian di Pangkalan Kerinci.amr