Korban Sempat Diseret Oleh Pelaku Saat Tidak Bernyawa

Polsek Mandau Limpahkan Berkas Kasus Pembunuhan Pemilik Ayam Di Duri Ke Kejari Bengkalis


riaupotenza.com
Tersangka kasus pembunuhan pemilik ayak yang terjadi beberapa minggu lalu berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bengkalis dan siap dilaksanakan persindangan. Amat

DURI (RPZ) - Walaupun disibukan dengan berbagai kegiatan, terutama kegiatan dalam menjaga keamaman, ketertiban dan masyarakat (Kamtibmas) yang ada diwilayah hukum Polsek Mandau dan sekitarnya. Tim penyidik yang ada di Polsek tetap terus melaksanakan tugas sebagaimana mestinya serta berupaya melengkapi berkas kasus yang sudah ditangani. Seperti berkas kasus pembunuhan yang menimpa korban bernama Yanto saat kepergok oleh tersangka Petro Yonito (23) yang terjadi pada 16 Januari 2018.

Menurut Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo kepada Riaupotenza, Kamis (12/4) memang benar berkas kasus pembunuhan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis atas nama tersangka Petro Yanito (23) warga Nusantara I Kelurahan Bambusalam Duri. Jadi sebelum berkas sudah lengkap, Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo menjelaskan kronologis kejadian tersebut pada hari Selasa. (16/1) pukul 03.15 WIB team opsnal mendapat laporan bawhwa ada tindak pidana pembunuhan dijalan Nusantara Ganh Mataram RT 05, RW 05 Kelurahan Bambusalam. Dari informasi tersebut, team reskrim Polsek Mandau yang dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Firman Fadhila langsung mendatangi TKP dan mendata korban pembunuhan tersebut diketahui korban bernama Yanto.

Berdasarkan keterangan tersangka, PY (23), korban meningal dunia akibat tusukkan benda tajam dibagian tubuh korban. Adapun kejadian tersebut bisa terjadi dikarenakan Korban dipergoki oleh tersangka sedang melakukan percobaan pencurian ayam milik tersangka. Melihat kejadian itu tersangka mengambil pisau dan mendatangi korban. Saat itu, korban langsung mengacam pelaku dangan bahasa "JANGAN MENDEKAT, ATAU KU TUSUK KAU" kemudian korban berusaha kabur akan tetapi  tersangka berusaha mengejar korban sambil meneriakkan bahasa "MALING MALING" dan saat terjadi kejar-kejaran tersebut korban menusuk tersangka dengan sebuah benda tajam, mengenai kaki kiri.

Kemudian korban berusaha kabur kembali dan tersangka tetap mengejar korban dan membalas korban dengan menusuk korban bagian punggungnya dan korban tetap berupaya untuk kabur dan tidak jauh dari TKP. Tersangka  kembali menusuk korban dibagian tubuh korban dengan berkali-kali sampai korban tidak berdaya lagi. 

Tanpa ada rasa takut, tersangka menyeret korban kerumahnya dan saat itulah warga melihat kejadian tersebut dan menyarankan agar tersangka melepaskan korban. Kemudian warga setempat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mandau. Tak lama kemudian, team langsung mengamankan pelaku bersama barang bukti berupa 1 buah Pisau sangkur milik pelaku, 1 buah gagang Obeng milik korban, terang Kapolsek Mandau. (mat)