6 Atlit Diantaranya Berasal Dari Philipina

80 Atlit Biliar se Indonesia Buru Hadiah Rp125 Juta


riaupotenza.com
Ketua Harian PB POBSI Pusat, Robi Suharli, Ketua PWI Pekanbaru, Agustiar serta Forkopimda lainya,saat foto bersama usai pembukaan Turnamen Terbuka Ten Ball Riau Open 2018, Selasa (10/4).

PEKANBARU (RPZ) - Sebanyak 80 atlet biliar dari beberapa provinsi di Indonesia dan juga luar negeri mengikuti Turnamen Terbuka, Ten Ball Riau Open 2018 yang di gelar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Provinsi Riau, Selasa (10/4) di salah satu Arena Pool and Cafe, Jalan Kuantan, Pekanbaru.

Turnamen yang digelar mulai 10 hingga 14 April 2018 dengan total Rp 125 juta tersebut, dibuka lansung oleh Ketua Harian PB POBSI Pusat, Robi Suharli, yang juga dihadiri Kapolresta Pekanbaru diwakili Kanit Sabara Polsek 50 Pekanbaru, Ketua POBSI Riau Basrial, KONI Riau, Waka SatPol PP Pekanbaru, Ketua PWI Kota Pekanbaru, Agustiar serta para tamu undangan lainya.

Ketua Harian PB POBSI pusat Robi Suharli, mengatakan, turnamen terbuka ini sangat penting untuk diikuti oleh para atlet biliar se Indonesia. Pasalnya, untuk mendapatkan dan melahirkan atlit profesional pada olah raga biliar ini sudah pasti melalui kompetisi. Apa lagi dalam kompetisi ini juga dikuti oleh atlit-atlit profesional yang berasal dari berbagai daerah, termasuk luar negri yang akan menjadi besar bagi para Atlit dalam mengasah kemampuan kedepannya.

"Kita harus memahami, untuk olahraga billiar ini mencari atlit profesional itu sudah pasti melalui kompetisi, karena tampa kompetisi mustahil akan bisa melahirkan atlet berprestasi dan profesional," katanya saat memberikan sambutan usai pembukaan Turnamen Terbuka, Ten Ball Riau Open 2018, Selasa (10/4) lalu.

Untuk kompetisi ini katanya, ia sangat mengapresiasi POBSI Riau yang telah membuat kompetisi biliar dengan mengundang dan dihadiri oleh atlit-atlit luar negeri, dimana kegiatan ini merupakan salah satu bukti keberhasilan bagi POBSI Riau dalam membesarkan olah raga biliar di Riau. Sehingga diharapkan kegiatan-kegiatan seperti ini terus dikembangkan yang bisa menjadi percontohan bagi daerah daerah lain di Indonesia guna melahirkan atlit biliar profesional.

"Kita berharap, kedepannya kegiatan ini juga bisa didukung pemerintahan daerah. Terutama dalam melahirkan atlit-atlit profesional yang kedepannya juga akan mengharumkan nama baik daerah pada tingkat nasional maupun internasional," katanya.

Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Riau, Basrial berharap dengan pelaksanaan turnamen ini akan lahir atlet-atlet berbakat dalam cabang olahraga biliar. Khususnya untuk atlet biliar lokal Riau, yang diharapkan bisa lebih meningkatkan kemampuan karena lawan-lawannya cukup kompetitif.

"Turnamen terbuka ini memang baru pertama kali dilakukan oleh POBSI Riau, melihat antusiasme peserta maka kami akan merencanakan turnamen yang lebih besar lagi," ujarnya.

Sementara, Ketua panitia Turnamen Terbuka Ten Ball Riau Open 2018, Jefri mengatakan, turnamen terbuka kali ini diikuti oleh para atlet dari 20 provinsi di Indonesia dan juga enam atlet asal Philipina dengan total keseluruhan 80 atlet yang ikut bertanding. Dari 80 atlet tersebut, 30 diantaranya adalah atlet asal lokal Riau. Artinya atlet yang ikut dalam kompetisi ini sudah merupakan atkit luar biasa dan berprestasi yang sudah berstandarkan internasional. Hal itu sesuai dengan adanya atlet luar negri dari Philipina yang juga merekam atlit dunia.

"Dengan adanya atlet asal luar negeri tersebut, kami harap turnamen ini akan lebih kompetitif. Namun yang paling penting turnamen dapat berjalan lancar dan sportif," katanya.

Terkait penyelenggaraan turnamen ini, ia mengakui 25 persen anggarannya dibantu pihak sponsor, sedangkan sisanya berasal dari anggaran pendaftaran dari para peserta atau atlit. "Untuk hadiah, kita menyediakan dari beberapa pemenang, jika di totalkan keseluruhan mencapai sebesar Rp 125 juta," katanya.

Disisi lain, Ketua PWI Kota Pekanbaru, Agustiar Bin Nazarrudin S Sos mengaku siap mensuport dan membesarkan turnamen yang digelar POBSI Riau ini, salah satunya di tingkat publikasi sesuai dengan tupoksi sebagai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Pekanbaru.

"Kegiatan ini luar biasa, apa lagi selain melahirkan atlit profesional juga akan mengharumkam nama Riau, khusunya Pekanbaru kedepan sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan turnamen biliar yang di ikuti oleh seluruh atlit e Indonesia dan Luar negri sperti Philipina," katanya.

Diharapkan, kegiatan yang digelar beberapa hari kedepan ini berjalan sukses dan sesuai harapan. Apa lagi kegiatan ini informasinya merupakan kegiatan pertama yang bisa terus ditingkatkan dan dikembangkan kedepannya.

"Kita yakin kegiatan ini akan sukses, apa lagi kegiatannya diselenggarakan oleh orang yang berpengalaman, seperti Ketua Panitianya, Jefri yang sudah lama kita kenal untuk biliar di Riau ini," tutup Agustiar. (dre)