Kelewatan, Anak Tiri Diembat


riaupotenza.com
Tersangka Cabul R alias Adi (43) saat diamankan di Mapolsek Simpang Kanan.

SIMPANGKANAN (RPZ) - Meskipun sebagai seorang ayah tiri, seharusnya menjadi pelindung dan menjaga masa depan anaknya. Namun kali ini malah sebaliknya, seorang bapak berinisial R (43) warga Dusun Sulun Kelurahan Simpang Kanan, Kecamatan Simpang Kanan tega merusak kehormatan dan masa depan anak tirinya dengan cara mencabulinya.

Informasi yang diperoleh riaupotenza.com di Mapolsek Simpang Kanan, Selasa (10/4), perbuatan cabul ini dilakukan tersangka R   pada Sabtu 27 Januari 2018 lalu sekira pukul 20.00 WIB. Pencabulan terhadap anak tirinya PA (16) yang masih dibawah umur ini dilakukan di kamar korban.

Informasi ini terkuak setelah salah seorang warga Dusun Sulun, pelapor (tak disebutkan namanya) mendapat kabar dari saudara Rusli bahwasanya telah terjadi pencabulan terhadap PA (16) yang merupakan anak tiri pelaku. 

Mendengar keterangan dari saudara pelapor Rusli, kemudian menyampaikan hal ini kepada Suryianto dan melakukan kordinasi kepada pemuda masyarakat dan tokoh agama setempat. Setelah dilakukan pemeriksaan, Suriyanto selaku Mantri Kesehatan menerangkan bahwa, korban telah mengalami perbuatan pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri korban.

Dan dari hasil kordinasi para pemuka masyarakat dan tokoh agama disepakati melaporkan kejadian tersebut yang dilakukan oleh pelaku R selaku ayah tiri korban ke Polsek Simpang Kanan.

Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Simpang Kanan Ipda M.Sodikin membenarkan kejadian tersebut. “Setelah menerima laporan pada Senin kemarin, pihak kepolisian dari Polsek Simpang Kanan melakukan olah TKP, periksa saksi-saksi, mencari barang bukti dan meringkus pelaku,” terang Ipda M.Sodikin. 

Selain mengamankan tersangka, petugas juga turut mengamankan barang bukti yang disita berupa 1 helai celana, 1 helai celana dalam.

Ipda Sodikin menjelaskan, pelaku akan dijerat dengan Pasal 76 E UU RI No 35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas Undang-Undang No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.PSW