Oknum Guru Perkosa Murid SD


riaupotenza.com
Kasat Reskrim AKP M Faizal Ramzani SH SIK, didampingi Kapolsek Rimba Melintang, Iptu Boy Setiawan S.AP M.Si, saat gelar Pres Rilis pengungkapan kasus cabul oleh oknum guru di Mapolres Rohil, Selasa (10/4) .

UJUNGTANJUNG (RPZ) - Pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur yang sangat meresahkan masyarakat Rimba Melintang, Kabupaten Rohil, akhirnya terungkap. Kepada polisi, pelaku Su (35) warga Kepenghuluan Mukti Jaya, yang honor di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Rimba Meintang ini mengaku telah memperkosa tiga orang anak di bawah umur dalam waktu dan tempat yang berbeda.

Dalam pers rilis yang digelar, Selasa (10/4) di Mapolres Rokan Hilir, bahwa terungkapnya pelaku ini saat Opsnal Polsek Rimba Melintang melakukan serangkaian penyelidikan dan ciri-ciri yang disampaikan oleh ketiga korban.

“Petunjuk pada kasus-kasus pemerkosaan sebelumnya sangat minim, namun tetap terus didalami. Dan pada kasus ketiga ini, ciri-ciri dan petunjuk siapa pelaku pemerkosaan semakin terang,” ungkap Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SH SIK saat pers rilis yang dipimpin Kasat Reskrim AKP M Faizal Ramzani SH SIk, didampingi Kapolsek Rimba Melintang Iptu Boy Setiawan S.AP M.Si.

Dalam keterangannya, pada kasus ketiga ini, menurut keterangan W (34) selaku orang tua korban, kejadian itu bermula pada hari Rabu 28 Maret 2018 sekira pukul 12.00 WIB. Seperti biasanya korban dijemput oleh istri W dari sekolah karena W bekerja di daerah Tanah Merah, Kecamatan Rimba Melintang dan sekira jam 15.41 WIB W diberitahu oleh istrinya, bahwa putri mereka yang masih berusia 10 tahun itu dibawa dan diperkosa oleh orang tak dikenal.

Mendengarkan hal tersebut, W pulang untuk melihat kondisi putrinya. Sesampai di rumah W menanyakan hal tersebut ke korban. Selanjutnya korban mengatakan, bahwa benar dia dibawa pergi oleh orang tak dikenal saat pulang sekolah dan dipaksa untuk naik ke sepeda motor, kemudian dibawa ke kebun karet yang berada di Kepenghuluan Jumrah. Sampai di sana korban diperkosa oleh orang tak dikenal tersebut. “Atas kejadian tersebut W melaporkannya ke Polsek Rimba Melintang guna pengusutan lebih lanjut,” terang Kasat.

Ditambahkannya, setelah menerima laporan, tim Opsnal Polsek Rimba Melintang yang dipimpin langsung Kapolsek Iptu Boy Setiawan S.AP MSi melakukan olah tempat kejadian perkara dan mendalami ciri-ciri pelaku dari keterangan korban.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan yang cukup panjang, maka polisi mulai menemukan titik terang. Dimana hasil penyelidikan dan ciri-ciri yang disampaikan korban identik dengan seorang guru honorer berinisial Su.

Setelah dugaan menguat kepada Su, lalu pada 3 April 2018 sekira pukul 19.00 WIB, Su dibawa ke Mapolsek Rimba Melintang untuk dilakukan pemeriksaan. Sehingga, dari hasil pemeriksaan, Su mengakui bahwa dia adalah pelaku pemerkosaan yang terjadi pada putri dari W.

Namun, saat penyidik melakukan interogasi lebih dalam, ternyata Su juga adalah pelaku pemerkosaan terhadap anak perempuan berusia 9 tahun yang terjadi di daerah Kepenghuluan Teluk Pulau Hilir, Kecamatan Rimba Melintang pada 21 Februari 2018 lalu.

“Saat ini penanganannya sudah di Unit PPA Polres Rohil dan akan terus dilakukan pendalaman lebih jauh lagi,” jelas Kasat Reskrim. fen