Akhirnya, 3 Oknum Pelecehan Mahasiswa Unilak Dipecat


PEKANBARU (RPZ) -- Sebagai penegakkan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menuntaskan permasalahan yang terjadi pada mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau beberapa waktu lalu. Pemprov Riau berikan tindakan tegas pada tiga (3) oknum pengunggah video ungkapan tidak wajar kepada mahasiswa Unilak, yaitu memberikan sanksi tegas pemberhentian dari pekerjaan sebagai Pegawai Harian Lepas (PLH) di bidang Biro Kesra Setdaprov Riau.

Hal tersebut, diakui Pemprov Riau melalui  Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie, dikatakannya sanksi pemecatan itu sesuai dengan aturan di instansi pemeritahan yang seharusnya tidak terjadi. Sehingga hal ini juga menjadi momen dan pelajaran berharga bagi seluruh pegawai Pemprov Riau kedepan. 

"Ini juga sesuai dengan tuntutan mahasiswa," katanya Selasa (10/4)

Sebelumnya katanya, sebagai tanggung jawab atas perbuatan yang dilakukan, ke tiga oknum ini juga sudah dihadirkan di hadapan mahasiswa untuk meminta maaf dan membuat pernyataan tidak mengulangi kembali kejadian tersebut. Permohonan itu juga disaksikan langsung oleh Rektor Unilak beserta jajaran lainya, dimana pengajuan permohonan maaf ini merupakan itikad Pemprov Riau sebagai induk dari universitas tersebut. 

"Pemprov Riau dengan Unilak ini seperti anak kandung, maka itu apapun permasalahan Unilak ini juga menjadi tanggung jawab Pemprov Riau. Apa lagi masalah ini berada pada Pemprov sendiri," tutup Ahmad Syah. (dre/rpz)