Program Unggulan Nenek Asik ini Mengantarkan Posyandu Kenanga Dumai Masuk Enam Nominasi Nasional


riaupotenza.com
Walikota Dumai H Zulkifli AS memberikan dukungan dan apresiasi dengan program unggulan Nenek Asik Posyandu Kenanga Bagan Besar Kota Dumai, yang masuk enam besar nominasi Nasional lomba Posyandu.

DUMAI (RPZ)- Keberhasilan Posyandu kenanga Bagan Besar Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai yang masuk dalam nominasi enam besar Nasional bukan tanpa alasan. Ternyata, Posyandu Kenanga ini memiliki program Unggulan yang diberi nama Nenek Asik. Berkat program Nenek Asik, pencapaian sejumlah program Posyandu kenanga ini meningkat drastis.

Kader Posyandu Kenanga Bagan Besar Fitria Nofita membenarkan, kalau di Posyandu Kenanga yang saat ini masuk dalam enam besar Nasional pada Lomba Posyandu ini memiliki program unggulan diberi nama Nenek asik. '' Menek Asik adalah nenek yang memotivator anak, menantunya agar memberikan cucunya Asi Eklusisf sampai usia 6 bulan, tanpa memberikan makanan tambahan ataupun susu bantu''ujar Fitria. 

kenapa diangkat jni, sebelum berdiri nenek asyik tahun 2013, kita tahu di indonesia keluarga besra, nenek besar pengaruh, cucuk menangis ditanya, kenapa menangis,  sudah dikasi asik,. lapar dia tyu d kasi p[isang, maka dikasi pisang.. itu masih lapar kata si nenek.. si anak menurut kata nenek.. jadi dari sini kami,. 

Program Nenek Asik ini sendiri merupakan inovatif para kader dan Bidan desa dan mendapat persetujuan dari Lurah tahun 2015. Tujuan pembentukan Nenek Asik ini sendiri adalah untuk meningkatkan cakupan asi eklusif, meningkatkan kesadaran kepada nenek tentang pentingnya Asi, adanya perubahan perilaku nenek dan masyarakat tentang Asi dari yang tidak mau tau menjadi tau dan ingin tau,  seperti apa dan bagaimnana generasi kedepan. 

'' Sedangkan kegiatan nenek Asik ini berupa penyuluhan konseling tentang kesehatan dilakukan oleh Tim Nenek Asik yang terlatih, mengajarkan teknik menyusui yang benar, KB Pasca persalinan, pemberian kapsul vitamnin A  2 kapsul untuk ibu nivas dan pemantauan pemberian asi eklusif''jelas kader ini.

Dengan program Nenek Asik ini ternyata mampu membawa perubahan terhadap pencapaian program kegiatan Posyandu. Pemantauan wilayah seperti Gizi diposyandu kenanga, jika  dilihat liputan program partisipaisi masyarakat, keberlangsungannya program dari tahun ke tahun meningkar diatas 90 persen. '' Pada wilayah setempat kesehatan ibu dan anak, kunjungan pertama kali ibu hamil, kunjungan kempat kali, kunjungan neonatal serta persalinan nakes, Alhamdulilah dari tahuh ke tahun meningkat diatas 90 persen.

Untuk pemantau wilayah setempat Imunisasi di posyandu kenanga juga meningkat,  baik BCG maupun DPT Polio I, BCG Polio I, DPT HB 1,  Polio II, DPT HB 2 Polio 3 dan campak juga meningkat''jelasnya.

Peningkatan lainnya, jika cakupan Asi ekslusif dari tahun 2014 pencapaian hanya 50 persen, namun setelah digerakkan program Nenek Asik ditahun 2015,  cakupan Asi Eklusif mencapai 70,4 persen, tahun 2016  mencapai 74,2 persen dan tahun 2017 mencapai 77,2 persen. Begitu juga cakupan vitamnin A tahun 2016 untuk bayi 100 persen dan balita 90 persen dan tahun 2017 yaitu bayi 100 persen dan Balita 97 persen. Sedangkan untuk cakupan KB, Posyandu kenanga mencapai 70 persen. Alhamdulillah dari 5 tahun terakhir ini, tidak ada ditemukan angka kematian ibu hamil maupun bayi, dan gizi buruk diwilayah kerja Posyandu kenanga''imbuh Kader Posyandu Kenanga Fitria.

Terkait keberhasilan Posyandu Kenanga di Tingkat Nasional terutama dengan program Unggulan Nenek Asik ini mendapat dukungan dan apresiasi dari Walikota Dumai H Zulkifli AS. '' Pemerintah Kota Dumai tetap konsen terhadap Posyandu. Apalagi, adanya program Nenek Asik, tentu ini sangat bagus sekali. Sebab, sang Nenek tentu ingin cucunya sehat. Harapan saya, para kader, Bidan, PKK dan elemen masyarakat untuk terus bersinergis untuk memberikan pengabdian terbaik untuk kesehatan masyarakat ini. Semoga ini bisa menjadi contoh bagi Posyandu lain''demikian Walikota Dumai H Zulkifli AS.(mdi)