Serahkan Peralatan, Ciptakan Wira Usaha Baru

Idris Laena Buka Bimtek IKM Se Riau


riaupotenza.com
Idris Laena saat membuka Bimtek bagi para wira usaha baru di Riau.

PEKANBARU (RPZ) - Geliat industri kecil menengah (IKM) saat ini sudah sangat terasa. Keberadaan usaha-usaha kecil ini malah perlahan-lahan bisa menopang ekonomi kerakyatan. Langkah kongkret pun dilaksanakan Kementerian Perindustrian RI dengan melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) Produksi IKM Konveksi dan Kerajinan Lidi Sawit bagi IKM di 5 kabupaten di Riau. 

Pembukaan kegiatan ini, Rabu (4/4) dilakukan oleh anggota DPR RI Komisi VI HM Idris Laena. Hadir juga dari Kementerian Perindustrian Kepala Subdirektorat IKM LMEA Irvan Kuswardana ST MM dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Kampar. Jumlah peserta yang mengikuti Bimtek 3 hari ini sekitar 40 orang, terdiri dari 20 orang dari IKM konveksi dan 20 orang lagi dari IKM kerajinan lidi sawit.

Saat membuka Bimtek, Idris Laena memaparkan bagaimana keberadaan IKM di Indonesia sekarang. Menurutnya, setiap tahun IKM terus tumbuh dengan baik dan bisa menopang perekonomian keluarga. Maka dari itu, ia sangat berharap agar peserta Bimtek ini bisa menimba ilmu dengan sebaik-baiknya. Dan, ia juga berpesan agar peralatan yang diterima dapat untuk menunjang usaha. 

"Peralatan sudah diberikan. Patut kita syukuri program dari Kementerian Perindustrian ini. Nah, kalau sudah dapat alat dan dapat bimbingan teknisnya, tentu bapak dan ibu bisa berusaha dan memajukan IKM yang sudah dijalankan. Kita mendorong dan terus berupaya membantu agar masyarakat bisa berusaha mandiri. Alatnya jangan dijual ya," ujar Idris Laena, wakil rakyat asal Riau ini. Ditambahkan, tahun lalu IKM ini tumbuh 55 persen. Tahuh ini diharapkan bisa sampai 60 persen.

Sementara itu, Irvan Kuswardana menyebutkan, melalui Bmtek, para calon wira usaha baru (WUB) dibimbing dan didorong untuk meningkatkan kemampuannya dalam berwirausaha, terutama melalui peningkatan etos kerja, kreativitas dan inovasi, produktivitas, kemampuan membuat keputusan dan mengambil risiko, serta kerjasama yang saling menguntungkan dan dengan menerapkan etika bisnis. 

Metode pendekatan yang dilakukan, katanya, adalah  fast track, dimana kegiatan dilakukan melalui pemberian mesin dan peralatan kepada  wirausaha baru. Dan, selama kegiatan peserta mendapatkan teori dan praktek langsung ke lapangan.

Dinas Perindustrian Riau pun sangat senang bisa mendapat kesempatan, dimana para pelaku IKM di Riau diperhatikan. Menurutnya, lewat anggota DPR RI asal Riau ini alhamdulillah pengusaha kecil bisa dibantu. "Ini bentuk konsistensi Pak Idris Laena terhadap masyarakat Riau. Patut kita syukuri dan ucapkan terima kasih," kata Kadis Perindustrian.

Sedangkan salah seorang peserta dari Pelalawan Sujarwati mengaku, sangat senang dan terbantu dengan adanya peralatan bantuan dari pemerintah ini. "Kami di IKM konveksi. Alhamdulillah dapat bantuan mesin jahit. Terima kasih pemerintah dan terima kasih Pak Idris Laena. Ya, senang dan sangat terbantu," katanya, yang diaminkan beberapa rekan peserta Bimtek lainnya.(rpz)