Dua Kelompok Pemuda Baku Hantam


PANGKALANKERINCI (RPZ) — Dua kelompok pemuda terlibat baku hantam di salah satu kedai tuak di Jalan Koridor Langgam, Km 1, Kecamatan  Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Akibatnya tiga pemuda yang ditikam harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Amelia Medika,  Pangkalan Kerinci.

Adapun ketiga korban mengalamu luka adalah Erik Steven (26) mengalami luka sabetan di lengan dan lebam-lebam di wajah, Rines Damsi mengalami luka tusuk dibagian lengan kiri, Irfan Syaputra mengalami luka tusuk dibagian perut.

Peristiwa pengeroyokan itu berawal saat korban bersama tujuh temannya datang ke kedai tuak Enduk, untuk minum-minum, Jumat  (30/3) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Namun setelah menegak beberapa gelas tuak, Erik mulai berjoget bersama teman- temannya.

Ketika sedang asik berjogek kelompok pemuda lain juga datang berkunjung dan minum tuak serta ikut berjoget. Karena asik  berjoget tiba-tiba korban bersenggolan pada salah seorang pengunjung lainnya. Tak terima langsung emosi dan memukuli Erik,  hingga ke luar kedai.

Mendapat serangan korban berusaha membela diri, tapi salah satu kelompok pemuda itu mengeluarkan pisau dan menikam Erik.  Menyadari pelaku mengunakan pisau dan mengenai lengah korban langsung kabur menyelamatkan diri ke simpang Lampu Merah Jalan  Lintas Timur.

Sementara rekan-rekannya yang tinggal di warung ikut di serang kelompok pemuda itu hingga dibuat kocar-kacir. Setelah  pelaku mengunakan senjata tajam. Akibatnya dua rekannya ikut mengalami luka tikaman yakni Rines Damsi dan Irfan Syaputra.  Hingga harus dilarikan ke RS Amelia Medika.

Usai mendapatkan perawatan medis, Erik dan Renis di perbolehkan pulang, sedangkan rekannya Irfan yang mengalamu luka  tusuk dibagian perut harus mendapatkan perawatan intensif. Tak terima pengeroyokan itu, akhirnya Erik bersama teman-temannya  mendatangi Polsek Pangkalan Kerinci untuk membuat laporan.

Polsek Kerinci yang mendapat laporan ada penikaman sekelompok pemuda di lapo tuak segera turun ke lokasi. Tetapi  setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), para pelaku yang diperkirakan belasan orang telah membubarkan diri dan kabur,  usai menghajar para korban tersebut.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK ketika dikonfirmasi melalui Paur Humas Iptu M Sijabat SH,  kemarin membenarkan adanya penganiayaan bersama-sama dengan mengunakan senjata tajam tersebut.     

‘’Laporannya telah kita terima dan para pelaku yang telah diketahui ciri-cirinya sendang diburu keberadaanya. Sedangkan  satu dari tiga korban masih di rawat di rumah sakit akibat mengalami luka tusuk,’’ ujar Paur Humas. pm/rpg