Satu Korban Dinyatakan Tewas


KELAYANG (RPZ) - Dalam sehari, dua kecelakaan di jalan raya terjadi di Kecamatan Kelayang. Satu diantaranya tewas setelah mendapat perawatan medis dirumah sakit. Kecelakaan tersebut terjadi pada hari yang sama, Jumat (30/3).

Informasi di lapangan, korban kecelakaan dialami oleh isteri Kepala Desa (kades) Dusun Tua Kecamatan Kelayang yang terjadi di Jalan Lintas Tengah Desa Bongkal Malang pada pagi sekira pukul 08.30 WIB. korban saat ini masih mendapat perawatan medis RS Indra Sari Rengat. 

Sedangkan kecelakaan lainnya terjadi pada sore Jumat (30/3) sekira pukul 15.00 Wib, yang dialami warga Desa  Bukit Selanjut Kecamatan Kelayang. Korban bernama Syahril (60), diduga menjadi korban tabrak lari. 

Menurut Kades Bukit Selanjut Guspan Ardodi, warganya ini dinyatakan tewas pada Sabtu malam (30/3) akibat luka parah yang dideritanya. Korban sempat dilarikan ke RS Indra Sari Rengat oleh salah seorang saksi pada saat itu bernama Suwandi untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Kelayang AKP Buha Siahaan dikonfirmasi riaupotenza.com membenarkan peristiwa kecelakaan yang terjadi di Jalan Lintas Tengah Desa Bongkal Malang pada Jumat (30/3) pagi tersebut.

Menurutnya, kecelakaan yang terjadi  di Jalan Lintas Tengah KM 266 wilayah Desa Bongkal Malang Kecamatan Kelayang ini melibatkan kendaraan Mobil  Bus PMH  Noreg D 7771 JH Dengan Honda Verza BM 3386 BP. Waktu kejadian sekira pukul 08.00 Wib, Jumat (30/3). 

Korban yang mengendarai Honda bernama Hurida (38) dan Noni (17) seorang pelajar, warga Desa Dusun Tua Kecamatan Kelayang. Akibat kecelakaan tersebut, korban Hurida mengalami luka dibagian kepala, sedangkan Noni mengalami luka dibagian bibir dan luka lecet bagian kaki dan tangan. Kerugian materi dalam peristiwa tersebut Rp 1 juta.

Kronologis kejadian menurut Kapolsek Kelayang AKP Buha Siahaan, bermula saat kendaraan Mobil Bus PMH yang datang dari arah Air Molek menuju Peranap, sewaktu memasuki jalan bertikungan (TKP) menghindari Mobil Truck yang sedang bongkar Pasir dan pada saat bersamaan datang pengendara Honda Verza yang datang dari arah Peranap menuju Airmolek. Karna Merasa gugup sehingga tabrakan tak dapat di hindari.

Akibat dari kecelakaan tersebut kata AKP Buha Siahaan, pengendara Honda Verza (tanpa SIM dan Helm) mengalami luka Dibagian kepala dan dibawa ke Klinik Bongkal Malang untuk mendapat perawatan sementara dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Indra Sari Rengat di Pematang Reba.  

Sementara, Sopir I Bus PMH (punya SIM dan pakai Sabuk)  kabur melarikan diri, hal ini atas keterangan sopir II atas nama Dison Simangunsong (45), dari hasil penyelididikan yang dilakukan pihaknya.

“Faktor penyebab kecelakaan,  dari hasil jeterangan saksi dan olah TKP kecelakaan, diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi kendaraan Mobil Bus PMH pada saat memasuki TKP”, ujar AKP Buha Siahaan.

Dari olah TKP, kata AKP Buha Siahaan,  jalan bertikungan dan  beraspal baik, kondisi jalan lebar, cuaca pagi itu cerah dan di kiri kanan jalan terdapat pemukiman warga.
    
‘’Dua saksi yakni Saur Hisar Sihaloho (22) kernek mobil PMH alamat Pematang Siantar Sumut dan Arman (32) warga Deda Dusun Tua Kecamatan Kelayang sudah dimintai keterangan terkait teristiwa tersebut.Saat ini, barang bukti kenderaan sudah diamankan untuk penyelididikan selanjutnya dan supir utama pada malamnya juga sudah menyerahkan diri, dan saat ini ditangani Satlantas Polres Inhu,” kata AKP Buha. asr