Duduk Bersama Bahas Majukan Pariwisata

Dispar Riau Gelar Pertemuan Bersama Penggiat Pariwisata


riaupotenza.com
Peserta pelatihan manajemen pengelolaan destinasi pariwisata foto bersama usai pelatihan beberapa waktu lalu di Peknbaru.

RPZ - PEMERINTAH Provinsi Riau melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Riau kumpulkan para stakeholder atau penggiat sektor pariwisata. Sepeti perwakilan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dari Kabupaten Malang, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), pengelola atai pengusaha objek wisata, komunitas Generasi Pesona Indonesia (GenPi) serta Perwakilan dari beberapa Media massa.

 

Kegiatan yang digagas oleh Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Riau ini, merupakan kegiatan duduk bersama membahas tetkait kemajuan pariwsata Riau kedepan, yang juga dihadiri lansung oleh Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau, Fahmizal Usman. Menurutnya, pertemuan ini sangat diperlukan untuk mencapai hasil lebih maksimal serta menjalin kerjasama yang baik antar stakeholder, seperti stakeholder yang tergabung didalam lima pentahelix  yaitu, Pemerintah, Akademisi, Swasta (pengelola/pengusaha pariwisata), Komunitas dan Media. Stakeholder ini harus kompak dan bisa merapkan rumus 3S, yaitu Solid, Speed, dan Smart.

 

"Tidak hanya duduk bersama, Dispar Riau juga memberikan pelatihan manajemen pengelolaan destinasi pariwisata guna memberikan pemahaman kepada ke lima unsur pentahelix dimaksud," kata Fahmizal Usman disela-sela kegiatan pertemuan, Rabu (21/3) di Pekanbaru.

Sebagaimana diketahui, kegiatan pelatihan manajemen pengelolaan destinasi pariwisata ini, digelar selama lebih kurang 6 hari yang telah dimulai tanggal 19 hingga 25 Maret 20218 mendatang dengan peserta lebih kurang 25 orang yang berlatar belakang sebagai pengelola/pelaku pariwisata dari kota Pekanbaru dan kabupaten Kampar.

Sekretaris kelompok sadar wisata (Pokdarwis) objek wisata alam Ulu Kasok, Kabupaten Kampar, Khairul Azli, menyampaikan kegiatan yang ditaja oleh Dispar Riau itu sangat memberikan dampak positif bagi para pengelola objek wisata.

Salah satu Narasumber saat memberikan pengarahan pada peserta pelatihan manajemen pengelolaan destinasi pariwisata yang digelar dispar Riau, beberapa waktu lalu di Pekanbaru.

"Para peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan pemahaman dan pengetahuan tentang tata kelola destinasi dalam pengembangan destinasi pariwisata," tutur, Khairul Azli.

Ia mengatakan, apa yang dilakukan oleh Dinas pariwisata provinsi Riau ini merupakan salah satu bentuk guna mewujudkan daerah tujuan wisata yang berdaya saing, meningkatkan kerjasama serta keterpaduan antara pemerintah dan pengelola dan pelaku pariwisata.

"Memiliki pengetahuan dalam mengelola dan mengembangkan destinasi wisata hal yang sangat penting bagi pengelola objek wisata, agar bisa mendorong sektor pariwisata dapat menjadi unggulan di provinsi Riau yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Provinsi Riau," pungkas Khairul Azli.

Hadir pada kegiatan sebagai narasumber, Kepala bidang (Kabid) destinasi area III, Asisten deputi pengembangan destinasi regional I, Ramlan Kamarulah, Kabid pengembangan destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupten Malang, Lani Masruro, Wakil Sekjen DPP Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI),Osvian putra, dan menghadirkan moderator wartawan senior dari harian Kompas, Syahnan Rangkaian dan Kepala Bidang Humas Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Riau, Heru Mardjono.(cbc/dre)