Terkait Lambannya Hasil Leb Limbah 

Diduga DLH Bengkalis Main Mata dengan PKS PCR 


riaupotenza.com
Inilah salah satu lokasi pembuangan air limbah pabrik PCR yang mengalir ke parit warga. Tampak anggota DPRD Bengkalis mengecek lokasi. Amat

PINGGIR-Terkait permasalahan pencemaran limbah PKS Putra Citra Rangau (PCR) yang sudah beroperasi lebih kurang satu tahun di Sebanga, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau sempat mencuat ke permukaan. Bahkan sempat anggota DPRD Bengkalis komisi I turun ke lapangan ke lokasi untuk mengecek kebenaran apa yang terjadi pada tanggal 26 bulan Februari 2018.

Selang satu hari, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis langsung turun ke lokasi PCR untuk mengambil sampel limbah PKS tersebut. Namun sayang, al hasil uji leb dari DLH Bengkalis lebih kurang dua minggu belum juga ada hasilnya. Apakah limbah tersebut berbahaya bagi kesehatan warga sekitar atau tidak berbahaya. Keterlambatan ini di duga ada permainan antara DLH dengan perusahaan PCR. 

Pantauan dilapangan tampak jelas, kolam akhir pembuangan limbah PKS langsung dialirkan ke kebun masyarakat sehingga ini menyebabkan hasil cocok tanam masyarakat jadi gagal. Buhkan limbah buangan dari olahan pabrik pun dialirkan ke parit kecil yang berada di samping jalan. Kalau hal ini terus dibuarkan, ditakutkan nanti bisa menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan oleh warga sekitar. 

Terkait persoalan ini, kepala Dinas DLH Bengkalis, H Arman saat menghadiri acara Bupati Bengkalis di Kecamatan Mandau baru-baru ini mengatakan bahwa uji hasil leb limbah PKS PCR itu hasilnya akan diketahui dua minggu setelah turun ke lokasi, terangnya. (mat)