Menggarong Elektronik  Milik TK, Pengamen Diringkus

Satu Ditangkap Satu Buron


PANGKALANKURAS- RA (18) yang belakangan diketahui sebagai pengamen diinapkan di tahanan Polsek Pangkalan Kuras. Pemuda tak punya pekerjaan tetap ini tertangkap tangan sedang menguras alat-alat elektronik milik sekolah Taman Kanak – Kanak (TK)  Kasih Ibu Jalan Lintas Timur Desa Terantang Manuk  Kecamatan  Pangkalan Kuras. Sementara pelaku lainnya inisial WA berhasil kabur dan sedang diburu polisi.

‘’Satu pelaku dan sejumlah barang bukti berupa alat-alat elektronik milik sekolah TK sudah diamankan di Polsek dan sedang diproses. Sementara satu pelaku lainnya DPO,’’jelas Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan,S.Ik melalui Paur Humas Iptu Maraden Sijabat,SH, Selasa (13/3).

Disebutkannya, kejadian yang masuk dalam delik pencurian dengan pemberatan yang dilakukan RA warga KM VI Pekanbaru dan WA terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (12/3) lalu.

Tertangkapnya pelaku berawal sekitar pukul 16.30 WIB,  guru TK Kasih Ibu Lia (26)  sedang berada di rumah dan diberitahukan oleh saksi bahwa telah diamankan seorang laki-laki tidak dikenal di depan rumah warga samping sekolah.  Pria yang ditangkap itu membawa TV, remote kontrol, dan mikrofon milik TK Kasih ibu.

Lia yang penasaran langsung mengecek kebenaran informasi tersebut dengan masuk ke ruangan Sekolah TK. Diketahuinya barang-barang elektronik milik sekolah telah raib, seperti 1 unit TV Polytron warna hitam 21 inch, 1unit remote TV merk Ichitec warna hitam, 1 unit remote parabola merk Matrix warna hitam, 1unit remote tanpa merk warna hitam, 1  set mikrofon merk Yamaha, 1 unit Receiver parabola merk Matrix, 1 unit DVD merk Ichitec warna hitam dan lainnya termasuk  1 lembar kain batik panjang.

Selanjutnya tidak jauh dari sekolah TK Pelapor melihat seorang Pelaku yang telah diamankan warga, lalu guru TK ini pun menghubungi pihak Polsek Pangkalan Kuras yang tidak lama kemudian datang ke TKP dan memawa pelaku bersama barang bukti untuk diperiksa.

‘’Kerugian pihak sekolah atas kejadian itu lebih kurang Rp 4,5 juta,’’tutup Paur Humas.amr