Tersedak, Penjaga SD Meninggal


PANGKALANKERINCI-Tidak ada yang tahu dengan cara apa ajal meninggalkan raga. Seperti yang dialami penjaga sekolah SDN 008 Kualo, Pangkalan Kerinci Kota Kecamatan Panggkalan Kerinci, Anwar (49). Hanya karena tersedak saat makan, penjaga sekolahh yang berstatus PNS Pelalawan ini pun menghembuskan nafas terakhirnya.  Kejadian sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (13/3) ini sempat membuat heboh pihak sekolah. Beberapa murid justru ikut histeris dengan kematian mendadak penjaga sekolah.

‘’Ia pak Anwar menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 11.00 WIB lebih kurang lah. Ketika itu baru saja keluar dari mobil mau masuk ke Rumah Sakit Budi Mulia. Karena dalam perjalanan dari sekolah ke rumah sakit, matanya masih terbuka,’’terang Tejun, salah seorang guru SDN 08 Kualo, kemarin.

Selain memang sudah ajalnya imbuh Tejun, menurut isteri  Anwar Rahimahullah, suaminya tersedak saat makan  di kantin lalu tak sadar diri. ‘’Memang penjaga sekolah kami memang ada riwayat sakit jantung. Tersedak itu hanya sebabnya saja,’’papar Tejun sambil menyebutkan saat kejadian dirinya bersama majlis guru sedang menggelar rapat, namun tiba-tiba ada suara teriakan minta tolong dari isteri beliau dari arah kantin sekolah.

‘’Saya langsung berlari dan mendapati pak Anwar Rahimahullah sudah terkapar. Saya bersawa guru lainnya berusaha membawanya ke mobil untuk dirujuk ke rumah sakit. Tapi takdir Allah, sudah ditetapkan untuk dia,’’kata Tejun.

Menurut Tejun, Anwar sudah menjadi penjaga sekolah sejak sekitar tahun 2006 lalu. Penjaga sekolah PNS ini meninggalkan dua orang isteri dan beberapa orang anak yang tinggal di dekat sekolah.

‘’Jasadnya langsung dibawa  pihak keluarga ke kampong halamannya di Bunut,’’terang Tejun.

Menurut Tejun, sebelum dipanggil oleh Sang Khaliq untuk selamanya, Anwar memang mengeluhkan cepat capek kalau sedang berkerja. ‘’Kadang berkerja sebentar langsung istirahat, karena akunya tidak tahan. Dan diketahui pula ada sakit jantung,’’paparnya.

Tak ada prilaku ganjil yang ditunjukkan penjaga sekolah yang sudah belasan tahun mengabdi di SDN 008 Kualo ini. ‘’Tak ada yang aneh, kadang makan bersama di kantin. Tapi menurut teman saya, beberapa hari lalu pak beliau sempat berpesan agar isterinya menjaga rumahnya dengan baik dan anaknya pernah bermimpi tentang orang tuanya yang telah wafat tersebut,’’kata Tejun.

Soal murid SD yang dikabarkan sempat pingsan, Tejun membantahnya. ‘’Tak ada, cuma ada memang yang terkejut saja. Mereka panic,’’ujarnya seraya menyebutkan perwakilan pihak sekolah juga ikut ke rumah duka sebagai bentuk bela sungkawa terhadap keluarga besar sekolah yang ditimpa musibah kematian tersebut.amr