Kesal Dituduh Punya WIL Suami Bakar Rumah Sendiri


riaupotenza.com
Inilah rumah pasangan suami istri, Candra Sagita dan Siti Kotimah yang ludes dilalap api, Sabtu (10/3).

CEMPEDAKRAHUK (RPZ) - Pertengkaran dalam biduk rumah tangga itu hal yang biasa. Tapi lain dengan Candra Sagita (25), karena bertengkar dengan istrinya atasnama Siti Kotimah (25), ia sampai tega membakar rumahnya sendiri.

Hebatnya lagi, setelah rumahnya semi permanen itu ludes terbakar menjadi arang, ia pergi begitu saja dan sekarang dalam buronan Polsek Tanah Putih.

Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH, dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Rohil AKP Ruslan, Senin (12/4) membenarkan penangkapan tersebut. 

Kronologis kejadiannya Ruslan menerangkan, bahwa pada Sabtu (10/3) sekira pukul 10.00 WIB saksi Heri Isnayanto (RT setempat ), sedang memanen sawit di sekitar lokasi kebakaran rumah pasangan Candra Sagita dengan Siti Kotimah yang terletak di Jalan Banjar Sekapas, Dusun Sidotani, Kelurahan Cempedak Rahuk, Kecamatan Tanah Putih.

Saksi melihat Candra Sagita keluar dari rumah sambil berjalan, tidak beberapa lama terdengar suara letupan seperti ledakan dari dalam rumah Candra Sagita.

Melihat hal tersebut, saksi berusaha memanggil Candra Sagita, akan tetapi Candra Sagita langsung lari. Kemudian, saksi menelpon korban Siti Kotimah yang saat itu tidak ada di rumah dan juga menelpon Polsek Tanah Putih untuk memberitahukan kejadian tersebut.

“Langkah yang diambil Polsek Tanah Outih yaitu mendatangi TKP, memeriksa saksi-saksi, memasang Police Line dan mengejar pelaku,” ujar Ruslan.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tanah Putih Ipda Sartoto SH menerangkan, bahwa dari keterangan korban Siti Kotimah, ternyata ia bersama suaminya sering bertengkar, karena ia menduga suaminya itu memiliki Wanita Idaman Lain (WIL). “Mungkin karena kesal sering dituduh memiliki WIL, sehingga membuat pelaku gelap mata membakar rumahnya,” kata Sartoto.

Ditegaskanya, bahwa sampai saat ini pihaknya masih terus menyelidiki keberadaan dugaan pelaku pembakar rumah itu, untuk nanti dapat pula diminta keterangannya tentang motif kejadian sebenarnya. 

“Sekarang kan masih sekitar keterangan istrinya, nanti kalau sudah kita tangkap suaminya maka nanti kita minta juga keterangannya,” tutup Sartoto.Fen