Angin Kencang, 7 Rumah di Pulau Kijang Ambruk


riaupotenza.com
AMBRUK-Akibat angin kencangdan cuaca tak menentu, 7 bangunan di Pulau Kijang, Kecamatan Reteh roboh dan ambruk, Ahad (11/3).

PULANG KIJANG (RPZ) - Cuaca yang menentu akhir-akhirnya meresahkan masyarakat. Akibat hujan berkepanjangan diselingi dengan panas yang tak kalah panjang serta angin kencang saat hujan mengguyur, 7 rumah yang berlokasi di pesisir Paret 2, Pulau Kijang ambruk menimpa pangkal jembatan 1 Parit 2, Ahad (11/3) sekitar pukul 21.45 WIB.  Beruntung kejadian itu tak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja kerugian ditaksir mencapai Rp450 juta. Salah seorang warga sekitar, Iin menyebutkan tidak ada tanda yang menyolok jelang kejadian. Tengah asik istirahatm tiba- tiba ambruk.
 
‘’Beruntung tidak langsung ke sungai karena masih tertahan oleh pohon nipah dan pangkalan jembatan,’’ ungkapnya.
 
Diakui Iin, usia bangunan sudah berumur 45 tahun tanpa adanya rehab. Karena ini ruko lama yang terbuat dari kayu jadi sudah sampai masanya. 
 
Kapolsek Reteh AKP Haryono, melalui Banit Intelkam Polsek Reteh Brigadir Ahmad Akhirudin mengatakan. robohnya tujuh rumah ini dikarenakan usia bangunan sudah berumur 45 tahun, tidak ada rehab atau penyangga karena sebelumnya sudah agak miring, letak bangunan 7 ruko ini satu paket (kopel) sehingga roboh 1 yang lain ikut tertarik. 
 
Camat Reteh Mohd Rapi SPd  mengatakan kejadian rubuh 7 ruko tersebut sedikit mengganggu lalu lintas pengguna jembatan, karena sebagian puing mengenai jembatan. 
 
‘’kita sudah perintahkan lurah dan Satpol PP untuk berkoordinasi dengan RT setempat agar puing rumah roboh tersebut disingkirkan. Sehingga, tidak mengganggu warga dan aktifitas lainnya,’’ ungkap Rapi.**