Gawat! Oknum PNS Gadai Mobnas ke Warga Sekodi


riaupotenza.com
MOBNAD DIGADAI : Kepala BPKAD, Aulia melalui Kabid Aset Jumiharto, Jumat (9/3/2018) menunjukkan salah satu Mobil Dinas (Mobnas) yang akan digadai oleh oknum PNS dilingkup Pemkab Bengkalis.(sukardi)

BENGKALIS (RPZ) — Ada-ada saja kelakuan onum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Pemkab Bengkalis ini. Aset milik Negara nekad digadaikan. Aksi gadai mobil dinas (Mobnas) bernomor plat BM 1110 D dan BM 1109 DP merek estate warna hitam ini ditindak lansung oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bengkalis.

Tindakan penggadaian fasilitas negara oleh salah seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, dibenarkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Benar memang ada percobaan demikian. Namun kita juga langsung bertindak cepat dan fasilitas mobil daerah tersebut sudah kita amankan dan sekarang berada di BPKAD,” tutur Kepala BPKAD, Aulia melalui Kabid Aset Jumiharto, Jumat (9/3/2018).

Dijelaskannya, dalam pemberitaan yang berkembang menyebut bahwa satu unit mobil yang digadaikan. Namun, setelah diamankan kendaraan dimaksud, BPKAD mendapati informasi bahwa terdapat satu unit mobil lagi.

“Sesuai informasi yang kita peroleh, pelakunya sama. Mobil dinas ini kita ketahui digadaikan kepada dua orang asal Desa Sekodi Kecamatan Bengkalis. Alhamdulillah kedua kendaraan BM 1110 D dan BM 1109 DP merek estate warna hitam ini sudah kita amankan,” jelas Jumiharto.

Terkait sanksi seperti apa yang akan diterima oleh oknum PNS ini, Jumiharto mengatakan akan diserahkan langsung kepada pihak terkait. Karena pihaknya hanya memiliki kewenangan untuk menjaga aset-aset yang dimiliki Kabupaten Bengkalis.

“Mengenai penindakan atau sanksi, kita serahkan semua kepada instansi terkait, seperti Inspektorat dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan. Tugas kita hanya mengamankan aset milik daerah saja,” tutupnya.

Jumiharto juga mengatakan, upaya gadai asset Negara ini belum diketahui alasannya. Namun, BPKAD dalam hal ini akan memprosesnya, serta mengamankan asset Negara dalam bentuk Mobnas tersebut.(pmc)