Perkembangan Ekonomi 2019 Hanya 1,9 Persen

Bappeda Pesimistis Soal Pertumbuhan Ekonomi Kuansing


KUANSING (RPZ)-Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuantan Singingi Khairunas SE menilai bahwa target perkembangan ekonomi sebesar 1,9 persen dari Pemkab Kuansing yang rencananya akan tertuang dalam RAPBD Tahun 2019 sangat kecil.

"Saya menilai kawan-kawan dari Bappeda ini pesimistis terhadap perkembangan ekonomi tahun 2019 mendatang," kata Khairunas dalam Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Kuansing 2019, Selasa (6/3) di pendopo Rumdis Bupati Kuansing.

Menurutnya, dari proyeksi data kabupaten yang terdiri dan jumlah investasi dan masyarakat, target pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 3,88 persen.

"Menurut hitungan kami, target tersebut rasanya sangat kecil," katanya.

Ia pun mempertanyakan metode apa yang digunakan pemerintah dalam menyusun pertumbuhan ekonomi, apakah itu bersifat prediksi, proyeksi, atau perhitungan.

"Kok cuma 1,9 persen, apa model yang digunakan," ujarnya.

Tahun 2019 mendatang, Khariunas memperkirakan pertumbuhan ekonomi di Kuansing secara khusus dan Indonesia secara umum sangat baik. Pasalnya, uang dari bank akan terserap dengan adanya dua pesta demokrasi, yakni Pilpres dan pemilu legislatif.

"Menurut hemat saya, dengan banyaknya uang beredar di masyarakat maka pertumbuhan ekonomi akan meningkat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kuansing, Ir Maisir mengatakan, angka pertumbuhan ekonomi itu dipasang berdasarkan asumsi. Perencanaan tidak terlepas dari tahun-tahun sebelumnya. 

"Perhitungannya dilakukan berdasarkan capaian tahun sebelumnya dan trend ekonomi. Baik itu di tingkat lokal dan nasional," ungkapnya.

Sejauh ini katanya, target pertumbuhan ekonomi sebesar 1,9 persen selalu bisa tercapai, bahkan lebih. Apalagi capaian pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 lalu, berada pada angka di atas 1,9 persen.

"Dengan target 1,9 persen itu kita berharap bisa tercapai, bahkan lebih dari tahun sebelumnya," ujarnya.(cil)