15 Sekolah Ikuti Ajang Prestasi Remaja dan Pemilihan Duta Genre 2018


riaupotenza.com
Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo potho bersama dengan unsur Forkopimda dan peserta Ajang Prestasi Remaja dan pemilihan duta Genre 2018

DUMAI (RPZ) -Sebanyak 15 sekolah SLTP dan SLTA dikota Dumai mengikuti Ajang Prestasi Remaja (APR) dan Pemilihan Duta Genre tahun 2018. Kegiatan yang ditaja oleh  Dinas Pengendalian Pendidikan dan Keluarga Berencana (DPPJB) Kota Dumai diballroom Hotel Grand Zuri Dumai ini dibuka langsung oleh Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo.

Kepala Dinas Pengendalian Pendidikan Dan Keluarga Berencana (DPPKB) Jurianto mengatakan, APR dan Pemilihan Duta Genre ini merupakan salah satu Program Dinas Pengendalian Pendidikan dan Keluarga Berencana (DPPKB) dalam upaya meningkatkan kualitas hidup adalah mengembangkan Program Generasi Berencana (GenRe).

'' Jadi, program GenRe adalah program yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda. Program GenRe merupakan wadah untuk mengembangkan karakter bangsa karena mengajarkan remaja untuk menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pranikah dan Napza guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan''ujar Jurianto usai diacara pembukaan Rabu (7/3).

Jurianto juga memberi apresiasi kepada remaja yang aktif dalam kelompok Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja dalam mengembangkan program GenRe, sekaligus mereka ditunjuk sebagai motivator. '' Nah, pemilihan Duta Genre yang diambil dari remaja yang memiliki kompetensi dan karakter yang sangat baik. Generasi remaja saat ini adalah generasi milenial, generasi yang hidup di alam keterbukaan, kebebasan berekspresi, dan dibanjiri beragam informasi yang tentunya muncul beragam persoalan di kalangan remaja''imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo menjelaskan, sebuah negara maju harus didukung dengan remaja yang berkualitas, dan perlu kecerdasan spiritual, intelektual serta IQ yang cerdas, mampu menyampaikan informasi dan menerima informasi dengan baik, globalisasi ini luar biasa, positif nya banyak, negatifnya juga tidak kalah. Ungkap Wawako.

'' Memang, tantangan saat ini cukup berat bagi generasi muda, perkembangan teknologi dan kebebasan harus disikapi dengan bijak, jangan larut, hidup adalah pilihan, "pilihan adalah perencanaan". Program GenRe dilaksanakan melalui pengembangan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja dengan pendekatan sebaya biasanya lebih efektif dari, oleh dan untuk remaja sesuai dengan kecenderungan remaja yang lebih menyukai bercerita tentang permasalahannya dengan teman sebaya''bebernya.

Eko Suharjo berharap, kelompok PIK Remaja diharapkan menjadi wadah bagi mereka untuk berkumpul, berbagi cerita, berkreatifitas dan saling tukar informasi. Melalui Program GenRe, remaja dibina dan diarahkan untuk mampu menjalani masa transisi kehidupan remaja. Semoga usaha kita bersama dalam mewujudkan remaja Kota Dumai menjadi remaja yang tangguh, kreatif dan berkualitas dapat tercapai.(mdi)