BNNK Pelalawan Amankan 7 Pegawai RSUD saat Pesta Sabu 


riaupotenza.com
ILUSTRASI/INT

PELALAWAN (RPZ) Sebanyak tujuh orang oknum pegawai RSUD Selasih berhasil diamankan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan. Mereka menggelar pesta narkoba jenis sabu-sabu di mess, Selasa (6/3) sekitar pukul 18.00 WIB.

Adapun identitas ketujuh oknum pegawai RSUD Selasih itu tiga orang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yakni NB, YR dan Op. Kemudian empat orang sebagai pegawai honor yakni Fi, RZ, Jl dan Ar.

Kepala BNNK Pelalawan AKBP Andi Salamon SH MH didampingi Kasi Pemberantasan Iptu Bambang Sugeng kepada wartawan membenarkan adanya penangkapan tujuh pegawai RSUD Selasih tersebut. 

‘’Awalnya empat orang yang berhasil kita amankan dan setelah di kembangkan tiga orang lagi datang menyerahkan diri,’’ ujar Kepala BNNK Pelalawan.

Dijelaskan Andi Salamon, penangkapan itu dari informasi yang diterima ada pegawai RSUD Selasih terlibat narkoba. Kemudian langsung ditindak lanjuti penyelidikannya ke lapangan. Namun untuk bisa memastikan butuh waktu. 

Setelah target diketahui sedang berkumpul di salah satu ruang di RSUD Selasih langsung dilakukan penggerebekan. Tapi saat diamankan empat pegawai RSUD sedang asik bermain kartu. 

Ketika dilakukan penggeledahan tidak ditemukan barang bukti narkoba. Tetapi kondisi terlihat sebahagian sedang dipegaruhi narkoba.

Maka ke empat pegawai RSUD Selasih yakni NB sebagai PNS di bagian ronsen, YR PNS sebagai sopir, NB PNS bagian ronsen, Fi honor perawat dan Oj  honor sekuriti digelandang ke kantor BNNK Pelalawan. Hasil test urine positif mengkomsumsi sabu-sabu.

‘’Sebelum kita amankan mereka baru saja menggelar pesta sabu-sabu di mess karyawan rumah sakit. Tapi saat dilakukan penggeledahan tidak ditemukan lagi barang bukti. Dari pengakuan mereka masih ada tiga rekannya yang ikut mengkomsumsi sabu,’’ papar mantan Kabag Ops Polres Pelalawan tersebut.

Selanjutnya pihak BNNK Pelalawan melakukan pemanggilan ketiga pegawai RUSD Selasih yang ikut pesta sabu-sabu tersebut. Rabu (7/3) siang ketiga pegawai RSUD Selasih, yakni Rz pegawai sekuriti, Op PNS sebagai sopir ambulan, dan Jl honor perawat.

Kemudian ketiganya juga hasil test urine positif mengkomsumsi sabu-sabu. Hingga tak dapat berkilah dan ikut diamankan bersama empat rekannya tersebut untuk menjalani pemeriksaan di BNNK Pelalawan.
‘’Setelah dilakukan pemeriksaan kita lakukan asesment untuk di rehab inaf. Karena mereka rata-rata pecandu berat. Sedangkan dari mana mendapatkan sabu-sabu itu masih kita dalami penyelidikannya,’’ ungkap Andi Salamon.

Sementara itu, Direktur RSUD Selasih dr Ahmad Krinen yang dikonfirmasi wartawan via telepon selulernya membenarkan tujuh bawahannya diamankan BNNK Pelalawan tersebut. ‘’Ada tujuh orang pegawai RSUD diamankan karena terlibat kasus narkoba dan tiga di antaranya sebagai PNS,’’ kata Direktur RSUD Selasih.

Namun diakui Ahmad Krinen, ke tujuh bawahannya itu mengkomsumsi sabu-sabu di mess pegawai. ‘’Kita sudah sering mengingatkan setiap kali apel jangan ada pegawai yang terlibat narkoba. Tapi masih saja ada yang terlibat, jadi kita serahkan proses sepenuhnya kepada penegak hukum,’’ pungkasnya.(PPG)