Pansus : Acuannya Tetap RIPIN

RPIK Meranti, Azza: DPKPTP Tidak Perlu Takut


riaupotenza.com
Kadis Perindag Kop UKM Meranti, Azza Fahroni

SELATPANJANG (RPZ)-Menanggapi pernyataan Dinas Ketahan Pangan Tanaman Pangan, dan Perternakan (DPKPTP), Kepala Dinas Perdagangan Kop dan UKM, Azza Fahroni tidak membenarkan pernyataan DPKPTP.

Menurutnya, Disperindag jauh hari telah melakukan kordinasi ke DPKPTP atas Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) tersebut. 

"Memang kenapa harus melakukan kordinasi ke mereka?. Walaupun belum ada regulasinya kesana, namun kita sudah lakukan kordinasi  ke mereka terhadap penyusunan RPIK itu," ungkapnya, Rabu (7/3) siang kepada RPZ.

Menurutnya jika ditanya terkait titik atau titik lahan yang akan ditunjuk dalam RPIK itu tidak dijabarkan secara spesifik. 

Dalam menyusun naskah Ranpeda RPIK memang tidak menentukan titik lahan mana yang masuk, tetapi secara global pihaknya hanya menentukan sentra nya saja. 

"Contohnya di sembikan kecamatan telah kita usulkan sentranya saja. Seperti Kecamatan Merbau itu sagu, Rangsang itu kelapa, Rangsang Barat Perikanan, Rangsnag Pesisir itu Kopi, Kapal, dan Produk Kelautan, dan begitu juga terhadap beberapa kecamatan lainnya," ujarnya. 

Berkaitan dengan titik lokasi atau lahanya, menurut aza tetap mengacu pada Rencana Induk Pembangunan Nasional (RIPIN) dan usulan DED. 

"Kalau membahas masalah itu, nanti masuknya di DED, namun tetap acuannya RIPIN," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Jajaran Pansus RPIK Kepulauan Meranti, Dedi Putra. Menurutnya Dinas Pertanian tidak perlu kawatir atas hal tersebut. 

"Tak Perlu kawatir, karena nanti acuannya teta ke 

RIPIN. Disanakan sudah lengkap, apalagi cerita masalah RTRW. Jadi  jangan takut," ungkapnya.(Wir)