6 Tersangka Diciduk dan 2 Unit Speed Boat Turut Diamankan

Polairud Inhil Amankan 16.000 Anak Lobster


riaupotenza.com
SERAHKAN LOBSTER-Wakapolres Inhil menyerahkan anak Lobster kepada kepala Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Pekanbaru.

TEMBILAHAN (RPZ) - Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud)  Polres Indragiri Hilir (Inhil) berhasil mengamankan satu unit Speed Boat bermesin 40 PK yang membawa 16.000 bibit lobster (anak lobster) di perairan Sungai Indragiri, tepatnya di Dusun Bantalan, Kelurahan Sungai Perak, Tembilahan, Senin (5/3).
 
Selain mengamankan nahkoda speed boat yang berinisial Ar (47) warga Tembilahan Hulu, petugas juga mengamankan 1 unit speed boat 200 PK X 2 dan nahkhoda yang berinisial ML (25) warga Geranting, Kelurahan Pulau Terong, Kecamatan Belakang Padang, Batam serta 4 orang ABK  masing-masing berinisial Jep (47) dan Syah (39) keduanya warga Geranting Kelurahan Pulau Terong Kecamatan Belakang Padang, Batam, IA (43) warga Dabok Singkep serta Mas (41), warga Kelurahan Khairiah Mandah, Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
 
Kapolres Indragiri Hilir (Inhil), AKBP Christian Rony, SIK MH melalui Kasat Polairud Polres Indragiri Hilir AKP. H Awaluddin Dalimunthe membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan 6 orang tersebut di perairan Sungai Indragiri. 
 
Dijelaskan AKP Awaluddin, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktifitas orang membawa anak lobster yang melewati perairan Sungai Indragiri Hilir. 
 
Informasi itu ditindaklanjuti oleh Personel Sat Polairud Polres Indragiri yang melakukan patroli dengan Kapal Pol IV-2602 dipimpin oleh Kanit Gakkum Sat Polairud Polres Indragiri Hilir IPDA Buha R Munthe SH sekira pukul 06.00 WIB.
 
Dalam patroli itu, petugas mengamankan 1 unit Speed Boad bermesin 40 PK tanpa nama yang dinahkodai Ar dengan membawa bermuatan benih udang jenis Lobster sebanyak 8 Kotak di perairan Sungai Indragiri, tepatnya di Dusun Bantalan, Kelurahan Sungai Perak Tembilahan. 
 
“Kepada petugas Ar mengaku bahwa muatan tersebut akan diantarkan ke Perairan Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuala Indragiri. Dimana sudah menunggu sebuah Speed Boat di tempat tersebut,” ujar Awaluddin.
 
Mendapat keterangan tersebut, Personel Sat Polairud langsung mengejar ke lokasi yang ditunjukkan. Sesampai di tempat yang di maksud, ternyata memang benar ada 1 unit speed boat warna biru dengan mesin 200 PK X 2 sudah menunggu.
 
“Speed Boat dan 5 orang ABKnya, langsung diamankan ke Mako Sandar Sat Polairud Polres Indragiri Hilir. Saat ini keenam tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Indragiri Hilir untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,’’ katanya. 
 
Atas perbuatan yang melakukan penyeludupan hewan itu, keenam tersangka diancam dengan bunyi UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.
 
Sementara itu, di Mapolres Indragiri Hilir telah dilakukan Penyerahan Barang Bukti Tindak Pidana Perikanan berupa anak Lobster dari Polres Indragiri Hilir kepada Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Pekanbaru.
 
Kegiatan penyerahan barang bukti ini dihadiri langsung oleh Kapolres Indragiri Hilir diwakili oleh Wakapolres Indragiri Hilir Kompol Ari Kartika SIK, Kepala Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Pekanbaru Eko Sulistiyanto SPI MSi, Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir Ipda Agung Gunawan Putra STK dan Kanit Gakkum Sat Polairud Polres Indragiri Hilir Ipda Buha R Munthe SH.
 
Penyerahan Barang Bukti Tindak Pidana Perikanan berupa Baby Lobster, dari Polres Indragiri Hilir kepada Stasiun KIPM adalah sebanyak 229 bungkus X 200 ekor, atau sebanyak 45.800 ekor, yang ditempatkan dalam 8 kotak styrofoam.zal