Ini Cara Pemda Meranti Gaet Anggaran Pusat


riaupotenza.com

SELATPANJANG(RPZ)-Terbentur atas minimnya anggaran, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti punya trik tersendiri dalam menggaet anggaran pemerintah pusat. 

Satu diatantara berbagai macam trik yang mungkin tidak pernah dilakukan oleh kabupaten dan kota lainnya, akhir bulan lalu (28/2) dilakukan oleh sang Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim. 

Trik itu adalah, "bertontel" menyambangi dua Kementerian sekaligus, bersama 22 Kepala Desa Daerah yang ditetapkan oleh Presiden Jokowo, sebagai daerah terluar yakni, Pulau Rangsang, Meranti-Riau. 

Selain itu, rombongan juga turut didampimgi oleh Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Fauzi Hasan SE. Dua Kementerian itu adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementrian Pemberdayaan Desa dan Transmigrasi Republik Indonesia (PDT-RI). 

Ketika itu, agenda pertama yang dikunjungi rombongan itu adalah Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 

Kedatangan Wakil Bupati H. Said Hasyim dan rombongan disambut oleh Kabag Umum dan Penatausahaan Budi Winarno, Kasi Fasilitas Pemberdayaan Masyarakat Direktorat Rumah Swadaya Musrifah dan Kasi Pengelolaan Sistem Informasi Direktorat Perencanaan Conefiati. 

Di sana wakil bupati dan rombongan sepakat untuk mengusulkan bantuan pembangunan rumah baru dan rehap (peningkatan kualitas) rumah yang diperuntukan bagi masyarakat miskin yang cukup tinggi di Meranti, khususnya di 3 Kecamatan yakni Merbau, Rangsang Barat dan Tasik Putri Puyu. 

Hal itu menimbang tingkat kemiskinan yang tinggi. Pasalnya dari data terakhir yang dikeluarkan oleh BPS tingkat kemiskinan di Meranti berada pada angka 29.8 Persen, hal itu diperparah dengan minimnya infrastruktur yang membuat daerah ini menjadi terisolir.

Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim berharap, dengan kedatangan dirinya dan rombongan Kepala Desa yang mengetahui benar kondisi didaerahnya, dapat membuka pintu bagi Meranti untuk meraih dana APBN di Kementrian PUPR RI.

Hasil dari sana, sesuai rencana tahun 2019 mendatang, Kementrian PU PR mengalokasikan anggarannya untuk membantu Pembangunan rumah layak huni baru dengan jumlah dana per unit 35 Juta Rupiah. 

Dan Peningkatan Kualitas dengan dana per unit sebesar 17 Juta Rupiah untuk memperbaiki komponen struktur bangunan dan peningkatan kualitas bahan atap, lantai dan dinding. 

Usai dari PUPR, dihari yang sama, Wabup kembali melanjutkan kunjungamnya ke Kementrian Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PDT) RI, Sesampainya di Kementrian tersebut rombongan disambut langsung oleh Direktur Pendayagunaan SDA dan Tepat Guna TTG Direktorat Jenderal PPMD, Dr. Suprapedi, MM.

Seperti dilakukan dalam kunjungan sebelumnya, Wakil Bupati H. Said Hasyim dan Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan, mengusulkan program pembangunan untuk Meranti dari Kementrian PDT RI.

Namun kali ini fokus kepada bantuan peralatan atau teknologi tepat guna untuk memberikan nilai tambah atau Added Value dari potensi Perkebunan di Meranti yang cukup besar.

Menurut Direktur Dr. Suprapedi jika diberikan bantuan teknologi pengolah Ojol menjadi karet lapis (Slide) akan meningkatkan harga jual karet yang sebelumny 6-7 ribu rupiah dalam bentuk Ojol menjadi 20 ribu rupiah.

Lebih jauh dikatakan Dr. Suprapedi Kementrian PDT RI, memiliki 4 program strategis yakni : 

1. Produk unggulan kawasan desa yang dapat diusulkan untuk memperkuat produk unggulan kawasan untuk Meranti Kopi, Sagu, Karet, Kelapa dan lainnya. 

2. Bumdes perlu didorong untuk menggerakan ekonomi masyarakat desa, disini teknologi dan sumber daya alam harus dikelola dengan memanfaatkan Bumdes sehingga dapat menghidupkan perekonomian masyarakat. 

3. Embung untuk menyediakan air pertanian. 

4. Sarana olahraga desa. Dan Pada kesempatan itu sesuai dengan Bidang nya Direktur Pendayagunaan SDA dan Teknologi Tepat Guna ingin fokus pada bantuan pemanfaatan produk unggulan sesuai dengan bidang yang ditanganinya.

Disampaikan Dr. Suprapedi, selaku perwakilan akan coba membantu Meranti dengan mengadakan peralatan teknologi tepat guna tersebut.

Untuk lebih terciptanya keakraban kegiatan roadshow di Kementrian PDT RI, ditutup dengan penyerahan proposal usulan kegiatan dan foto bersama dengan Direktur Pendayagunaan SDA dan Tepat Guna TTG Direktorat Jenderal PPMD, Dr. Suprapedi, MM dengan Wakil Bupati dan Ketua DPRD Meranti beserta Kepala Desa. (Adv)