Kakek Meregang Nyawa Ditabrak Tronton Engkel


riaupotenza.com
Korban kakek Selamat (81) terkapar di tengah jalan, sementara sepeda motornya mengalami rusak berat setelah kecelekaan maut jalan lintas Pujud Simpang SMP Kepenghuluan Siarang-arang

PUJUD (RPZ) - Nahas sekali nasib Selamat (81) salah satu warga Kampung Tiga, Kepenghuluan Pujud, Kecamatan Pujud, yang meregang nyawa di jalan lintas Pujud Simpang SMP Kepenghuluan Siarang-arang.

Kejadian kecelakaan terjadi  sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (28/2). Menurut keterangan dari saksi mata, Wagiman warga yang berada di TKP, nusibah itu terjadi begitu cepat. Ia saat itu sedang berada di halaman rumahnya hanya sempat mendengar suara benda bergesekan.

“Kejadiannya sangat cepat, tahu-tahu sudah ada kereta (sepeda motor) yang rusak berat, dan berada dibawah kolong mobil itu,” terang Wagiman.

Selang beberapa menit kemudian, petugas Unit Lantas Polsek Pujud langsung menuju ke TKP setelah dihubungi warga dan mengamankan satu unit kendaraan roda dua dengan nomor polisi BM 3396 WD merek Revo Absolute warna hitam dan kendaraan roda enam Tronton engkel  dengan nomor polisi BK 8098 DF warna hijau merah.

“Kita mengamankan lokasi kejadian kecelakaan itu, juga terus melakukan penguraian lalu lintas yang sempat macet karena warga dan pengendara semuanya ikut melihat korban,” terang Kanit Lantas Polsek Pujud, Ipda Muhksin Siregar kepada riaupotenza.com, Kamis (1/3).

Korban, terang Ipda Muhksin, mengalami luka parah, di bagian kepala tampak retak dengan mengeluarkan banyak darah. Petugas kemudian membawa korban ke Puskesmas Pujud guna melakukan proses visum dan membersihkan luka korban dari linangan banyak darah.

Akibat luka parah yang dialami korban pada bagian kepalanya,  kata Ipda Muhksin, korban  menghembus nafas terakhirnya di lokasi kejadian. 

Dari pemeriksaan di Puskesmas, luka pada korban hanya dibagian kepala saja, sedangkan bagian tubuh lainnya tidak mengalami lecet.

“Karena benturan keras pada bagian mobil, sehingga korban mengalami kecelakaan fatal, terlebih lagi itu bagian kepala,” ujarnya lagi.

Ipda Muhksin kembali menegaskan, betapa pentingnya fungsi helm bagi pengendara roda dua. Jika korban meninggal di tempat itu kata Kanit Lantas Polsek Pujud ini, memakai helm sesuai dengan standar kualitas tinggi, ia yakin luka robek di bagian kepala korban itu tidak akan separah yang sudah terjadi.

“Itulah gunanya helm, karena dia sebagai safety utama untuk melindungi bagian kepala kita. Jika sudah mengalami luka robek sampai 70 persen bagian kepala ini, sudah bisa dipastikan tidak akan selamat,” pungkasnya.(RPZ)