BPBD Rohil Dapat Bantuan Rp500 Juta

Rohil Jadi Sorotan Karlahut


riaupotenza.com
Plt Bupati Rohil, Drs H Jamiludin melihat bantuan yang diberikan BNPB Provinsi Riau kepada BPBD Rohil.

BAGANSIAPIAPI (RPZ) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil tahun ini mendapat bantuan senilai Rp500 juta dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Riau. Bantuan itu berupa sembako, pakaian, alat tulis anak sekolah dan lainnya. 

Rabu (28/2) kemarin, Plt Bupati Rohil menyempatkan diri melihat bentuk bantuan tersebut. Dikatakan Plt Bupati Rohil, Drs H Jamiludin, sesuai situasi saat ini, Kabupaten Rohil merupakan daerah yang rawan terjadi Karhutla. 

Selaku pemerintah daerah sangat menyambut baik dengan dapatnya bantuan ini dari BNPB provinsi dan pusat. “Apalagi saat ini titik api sudah mulai bermunculan dan ini waktu yang tepat dengan adanya bantuan ini,” kata Jamiludin.

Dengan ini, kata Jamil, diimbau kepada seluruh komponen masyarakat agar dapat menggunakan bantuan tersebut. “Kita berterimakasih atas bantuan ini, tentunya akan menambah semangat kita dalam berbuat,” ucapnya.

Bantuan dari BNPB Provinsi Riau itu, yaitu mesin pemadam sebanyak tiga unit untuk kelengkapan satuan tugas dari BPBD, sembako dengan nilai kurang lebih Rp 500 jutaan. “Bantuan ini, tak lain ialah bentuk upaya kami bersama pak Edward Sanger berkunjung ke Jakarta tempo hari,” akunya.

Lanjut Jamil, bantuan tersebut diberikan karena Rohil ini merupakan salah satu daerah yang menjadi sorotan soal kebakaran lahan, namun sekarang ini angkanya menurun drastis.

“Kita sangat berterimakasih atas kerjasama komponen TNI, Polri dan lapisan MPA serta masyarakat, maka seluruh Indonesia angka karlahut menurun drastis,” sebutnya.

Plt Kadis BPBD Irawan kepada riaupotenza.com mengatakan, selain mendapat bantuan mesin pompa air, juga ada logistik yang tujuannya tidak hanya pada kebakaran. Melainkan juga musibah bencana lainnya.

Sambung Irawan, seperti longsor, rumah terbakar, banjir dan lainnya akan diberi bantuan. Karena bantuan yang ada semuanya adalah kebutuhan pokok, seperti alat sekolah, pakaian dan sembako. “Bantuan ini sementara ini akan standby terlebih dahulu di posko. Apabila ada laporan, baru kita kondisikan untuk diberikan kepada korban bencana,” tuturnya.iin