Dikeluhkan Suara Musik Depan Masjid


riaupotenza.com
Ketua PD Muhammidyah Pelalawan Ardi, SH, M. Kn

PANGKALANKERINCI-Beragam trik para pemilik lapak di Jalan Maharaja Indra (Jalan Lintas Timur,red) Pangkalan Kerinci untuk menarik calon pembeli. Mulai memperbaiki kualitas barang jual hingga pelayanan yang maksimal. Tapi beda dengan sejumlah pedagang minuman dan makanan ringan di seberang Masjid Besar Al Muttaqien, Pangkalan Kerinci. Mereka justru membunyikan suara musik dengan keras sebagai jurus mencuri perhatian pengunjung.

Tapi justru sebaliknya. Suara musik yang keras hingga azan subuh ini dikelukan sebagian masyarakat, termasuk pengurus masjid. ‘’Suara musik dari sejumlah pedagang sungguh mengganggu. Mereka jualan di depan masjid tapi menyetel musik dengan suara keras,’’kata Ardi,SH,M.Kn, salah satu Pengurus Masjid Besar Al Muttaqien, Pangkalan Kerinci, Selasa (28/2).

Ardi yang juga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pelalawan cukup menyayangkan suara musik keras dari sound system yang sengaja dipasang oleh para pedagang makanan dan minuman ringan tersebut. Karena ujarnya, selain tidak sesuai dengan agama juga sangat bertentangan dengan nilai estetika. ‘’Jualan hanya berapa meter sajalah dari masjid. Hanya dibatasi dua jalur jalan, lalu halaman masjid. Tapi suara musiknya ke mana-mana. Bayangkan saja, kadang saat azan saja masih ada suara musik. Jualan atau tempat hiburan. Coba saja yang wajarlah,’’paparnya.

Karena dinilai sudah mengganggu, termasuk mengganggu warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi lapak-lapak yang mulai sejak senja hari itu lanjut Ardi yang dikenal juga sebagai notaris ini, meminta Satpl PP dan Damkar Pelalawan melakukan penertiban.

‘’Perlu ditertibkanlah. Selama ini pedagang itu diberikan kebebasan untuk jualan, ya silakan saja. Tapi,  bukan menyalakan musik. Apalagi yang diputar seperti tempat hiburan saja,’’ungkapnya Ardi.

Malin, warga setempat juga merasa tidak nyaman dengan suara musik keras di pinggir jalan dari lapak tersebut. ‘’Kita makan di tempat pecel yang cukup jauh ini saja merasa gerah. Memang patut ditertibkan. Kan tak jauh dari masjid  lagi,’’pungkasnya.

Terpisah Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Pelalawan H Abu Bakar Fisda Eli,S.Pd,M.Ap melalui Kasi Penertiban Sofyan,SH,MH berjanji akan memperingatkan pedagang yang memutar musik. ‘’Berarti pedagang yang berjualan depan SMP atau SMA ya,  in syaa Allah akan diingatkan,’’janjinya.amr