Menuju Adipura, PKL Jadi Target Penertiban


riaupotenza.com
Kasi Penertiban Satpol PP dan Damkar Pelalawan Sofyan, SH, MH bersama puluhan personil nya saat melakukan penertiban terhadap pedagang K5 yang jual di trotoar dan bahu jalanĀ 

PANGKALANKERINCI-Pedagang kaki lima yang ada di sepanjang Jalan Maharaja Indra (Jalan Lintas Timur,red) ibu kota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci menjadi target penertiban. Betapa tidak, kendati sudah berkali-kali ditegur, tapi tetap saja berjualan di titik terlarang. Selain itu aksi penertiban terhadap pedagang musiman ini menjelang penilaian Adipura. Maklum, Pelalawan menuju kota bersih.

‘’Agar kota terlihat bersih dan rapi juga tidak kumuh hari ini bersama Lurah Pangkalan Kerinci Kota kami ke lapangan lagi dalam rangka berangsur-angsur menata kota dan lingkungan yang lebih baik lagi,’’kata Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Pelalawan H Abu Bakar Fisda Eli,S.Pd,M.Ap melalui Kasi Penertiban Sofyan,SH,MH, Rabu (28/2).

Dijelaskannya, menjelang penilaian dan pemantauan kedua (P2) menuju Adipura Satpol PP Damkar kembali menertibkan PKL di sepanjang Jalan Maharaja Indra (Jalan Lintas Timur,red) Pangkalan Kerinci.

Sofyan menambahkan, penertiban PKL kali ini yang dilakukan oleh personil Satpol PP danDamkar juga bersempena menjelang HUT Satpol PP ke-68 dan Satlinmas ke-56 pada 3 Maret 2018 pekan depan dengan mengusung  motto ‘’Satpol PP dan Satlinmas Siap Mengawal Pilkada Serentak 2018".

Penertiban lanjutnya, berlangsung pukul 11.30 WIB, 1 pleton lebih personil Satpol PP dan Damkar diturunkan dalam penertiban PKL. ‘’Mereka yang masih membandel berjualan pada tempat-tempat terlarang meskipun sudah berkali-kali ditertibkan namun masih juga membandel maka jadi sasaran penertiban,’’bebernya.
    
Setidaknya sambung Kasi Penertiban,  ada sekitar 12 pedagang yang melanggar ketentuan dari  Perda terjaring. ‘’Ada 12 pedagang yang kita panggil ke kantor oleh penyidik Satpol PP untuk diberikan pencerahan dan juga pemahaman agar mereka tidak lagi berjualan di tempat-tempat yang melanggar ketentuan, seperti bahu jalan, trotoar dan lainnya,’’tegasnya.

Tidak luput dari penertiban imbuh Sofyan, PKL di depan SMPN1, SMAN1 Pangkalan Kerinci karena pihak sekolah juga gerah terhadap ulah pedagang karena mengganggu ketertiban lingkungan sekolah akibat asap gorengan makanannya dan juga merusak pandangan sekolah.

‘’Tentunya kami berharap agar para PKL kedepannya menyadari dan juga memahaminya dan kami akan pantau terus khususnya para PKL ini dengan harapan bersama-sama pihak terkait ayo kita dukung Kabupaten Pelalawan siap menuju Adipura 2017-2018,’’pungkasnya.amr