Dishub Langsung Lakukan Uji Petik Terhadap Kenderaan Bermuatan

Jembatan Timbangan Balai Raja Kembali Beroperasi


riaupotenza.com
Petugas Dinas Perhubungan Provinsi Riau sedang mengatur arus lalulintas saat uji petik. Amat

PINGGIR (RPZ) Setelah sekian tahun Jembatan Timbangan Balai Raja (JTB)  tidak beroperasi, kini di tahun 2018 Jembatan Timbangan kembali beroperasi. Ini sempat menjadi tanda tanya oleh masyarakat, namun senang buat para sopir karena muatan yang dibawa melebihi tonase tidak masuk ke timbangan. Dibukanya kembali JTB ini dengan tujuan untuk menjaga tonase muatan yang dibawa oleh mobil-mobil besar seperti truck tronton dan sebagainya.

Uji petik ini kalau di polisinya itu razia. Jadi setiap truck-truck yang membawa muata melebihi tonase itu di suruh masuk ke JTB oleh petugas. Bagi setiap truck yang tidak memenuhi standar angkutan atau melebihi tonase akan ditilang. Dari penindakan tilang yang dilakukan sejak 2 Pebruari 2018 ini sampai sekarang sudah ada 174 tilang. Adapun kesalahan yang dilakukan ini adalah, rata rata itu melebihi muatan atau melebihi tonase. 

Demikian disampaikan oleh kepala Danru I JTB Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Zulfan ketika ditemui Posmetro Mandau, Rabu (28/2) menjeskan kenapa dilakukan uji petik. Karena kalau tidak dilakukan uji petik dan disuruh masuk ke Timbangan tentunya akan terjadi kemacetan arus lalulintas. Oleh sebab itu, maka dilakukanlah uji petik dan ini juga bertujuan supaya tidak menganggung kemacetan arus lalulintas. 

Jadi kalau uji petik dilakukan sekitar 30 menit atau bisa lebih. Kalau jalan sudah padat, truck yang masuk ke jembatan langsung di teruskan untuk berjalan. Kalau tidak seperti ini, sudah tentu menganggu arus lalulintas. Mudah-mudahan para sopir juga bisa memahami hal ini. Kalau hari ini sopir truck tidak masuk ke jembatan, besoknya pasti di suruh masuk. Itulah uji petik yang dilakukan sekarang ini. Kegiatan ini juga di dampingi oleh pihak Satlantas Polres Bengkalis, ungkap,  Zulfan. (mat)