Buang Sampah Sembarangan Denda Rp 10 Juta


riaupotenza.com
Perangkat memasang papan larangan dan denda membuang sampah sembarangan Rp 10 juta

BANDARPETALANGAN-Banyak cara mengetuk kesadaran masyarakat untuk berprilaku hidup bersih. Mulai dari bentuk himbauan hingga ancaman berat bagi yang tak memperhatikan kebersihan lingkungan. Begitu pula yang diterapkan di Desa Lubuk Terap Kecamatan Bandar Petalangan. Kalau tak mau uang puluhan juta melayang, jangan buah sampah sembarangan.

‘’Dilarang buang sampah di sini. Bila ketahuan akan didenda Rp 10.000.000,’’. Itu diantaranya bunyi papan warning bagi yang membuang sampah bukan pada tempatnya. Melihat nol belakang angka 10 saja sudah ngeri, apalagi sampai benar ini diterapkan.

‘’Paling tidak ini menjadi peringatan keras bagi seluruh warga kami agar membuang sampah pada tempatnya. Kalau tidak, mereka terancam sanksi,’’kata Penjabat Kepala Desa Lubuk Terap Rusdi didampingi Kepala Dusun Simundam Selatan Zulkarnain, Senin (26/2) sambil mengatakan itu hanya agar masyarakat jera dan sadar tidak boleh mengotori kampung dengan membuang sampah asal suka saja.

Efeknya lanjut Kadus yang akrab disapa Zola ini, kendati baru berjalan dua bulan, tumpukan sampah yang biasa tak ramah menusuk mata siapa pun yang melintas ini mulai berkurang. Bahkan beberapa titik sampah yang di lempar begitu saja oleh warga yang belum sadar pentingnya kebersihan lingkungan mulai lenyap. ‘’La mulai bersih, baru berjalan sekitar dua bulan,’’bebernya.

Seiring dengan peringatan keras membuang sampah sembarangan dan denda puluhan juta rupiah, lanjut Zola, Pemdes Lubuk Terap juga telah menjalankan Program Bersih-Bersih Kampung. ‘’Setiap pekannya, tepatnya pada Kamis pagi-pagi perangkat desa, Kadus, Lingkungan, RW, RT dan masyarakat melakukan bersih-bersih kampung,’’ungkapnya.

Selain dinilai olahraga serta kebersihan merupakan bagian dari iman, sambung Zola, Perangkat desa melakukan jalan kaki menuju RT yang berada di desa.  ‘’Selain berolahraga juga melihat langsung kondisi kampung. Perlahan tapi pasti masyarakat mulai tergugah hati mereka untuk giat ikut peduli terhadap lingkungan,’’terangnya.

‘’Segenap perangkat desa terdiri atas Sekdes, kaur, kadus dan staff desa pasang pamflet agar warga tidak membuang sampah di kiri kanan jalan. Ini menjadi komitmen bersama mulai dari kami sebagai perangkat desa. Mudah-mudahan masyarakat bisa mencontoh dan mengikutinya,’’imbuh Kadus Kuala Simundam Selatan lagi.

Zola pun berharap desa-desa lain yang ada di Kecamatan Bandar Petalangan khususnya dan Kabupaten Pelalawan bisa juga menerapkan kebijakan seperti yang mereka lakukan. ‘’Siapa lagi kalau tidak kita cinta kampung kita ini. Yang baik perlu kita tiru, kalau bisa semua desa yang ada bisa melakukannya. Dan ini terbukti, keterlibatan langsung pemimpin akan dicontoh masyarakat, meski harus pelan-pelan dan sabar,’’pungkasnya.amr