Bom Ditemukan di Halaman Mapolres Dumai


riaupotenza.com
Lokasi penemuan bom di Mapolres Dumai.

DUMAI (RPZ) - Belum sepekan pasca ditemukannya ratusan butir amunisi di perkebunan warga, kali ini kembali ditemukan diduga 4 bahan peledak jenis granat yang terkubur di halaman belakang Mapolres Dumai, Sabtu, (24/2).

Empat buah diduga bahan peledak jenis bom manggis tersebut ditemukan terkubur di dalam tanah sekitar 10 CM yang berada tepat di kantin Mapolres Dumai yang bersebelahan dengan kantor pelayanan pembuatan SKCK.

Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX, Ahadiat (25/2) membenarkan adanya temuan diduga bahan peledak di belakang halaman belakang Mapolres Dumai tersebut.

“Iya, tim sedang evakuasi bb nya, dugaan sementara granat asap bukan ledak. Untuk lebih jelasnya menunggu tim kerja selesai,” ujar Kapolres.

Ketika ditanya terkait jenis bahan peledak yang ditemukan tersebut Restika mengatakan “Saya juga belum tau dan masih menunggu dari personil Brimob. Nanti perkembangannya saya kabari,” ujarnya singkat

Informasi yang berhasil dirangkum di lapangan, penemuan bahan peledak itu pertama kali diketahui oleh salah seorang pekerja bangunan yang bekerja melakukan perluasan ruang pelayanan SKCK di Polres Dumai dengan membongkar sebahagian bangunan kantin.

Saat melakukan penggalian sedalam 10 CM sebagai pondasi baru bangunan pelayanan SKCK seorang pekerja menemukan diduga peledak jenis granat di sekitar lokasi.

Sementara Sabtu malam terlihat tim Brimob Polda Riau mendatangi Polres Dumai diduga untuk melakukan evaluasi bahan peledak.

Pintu masuk kompleks perumahan Polres Dumai yang berada di belakang Mako Polres Dumai ditutup sekitar pukul 21.30 WIB tidak seperti hari hari biasanya diduga untuk mengatakan lokasi.

Penemuan tersebut sedikit tidak menghebohkan masyarakat mengingat saat ditemukan kondisi Mapolres Dumai sedang sepi dan tidak ada pelayanan publik karena ditemukan pada Sabtu sore.

Kapolda Riau Irjen Pol Drs Nandang MH terkait adanya peledak yang ditemukan di belakang Polres Dumai. Mantan Kapolda Sulawesi Barat itu mengatakan, bahwa barang tersebut, menurut laporan yang diterimanya bukan bom melainkan granat nenas. 

‘’Itu bukan bom tapi granat nenas,’’ katanya.

Menurutnya, granat itu ada karena kemungkinan bekas peninggalan zaman dulu.

‘’Dilihat dari bentuknya, mungkin granat peninggalan zaman dulu,’’ singkatnya.RPZ