Sensi Berujung Luka Bacok


riaupotenza.com

SELATPANJANG(RPZ)-Sensi, tersinggung sehingga tidak mampu menahan emosi, dua kelompok pelajar Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti terlibat adu jotos. Tidak puas yang semulanya hanya adu jotos, beberapa diantara mereka mengeluarkan senjata tajam sehingga mengorbankan tiga orang luka bacok, dan seorang diantanya mendapatkan luka serius sepajag enam jahitan. 

Bentrokan berdarah itu terjadi Kamis (22/2) malam, di jalan Alahair, Kecmatan Tebingtinggi Kabupaten Kepulauan Meranti.Dilansir dari keteragan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Laode Proyek SH melalui Kapolsek Tebingtinggi AKP Syafril MH membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, peristiwa berdarah itu terjadi karena kesalahpahaman di antara mereka.

"Kemudian mereka berjanji bertemu di Jalan Alahair untuk menyelesaikan masalah tersebut," ungkap AKP Syafril.

Tanpa diduga, rupanya pertemuan malam itu bukannya untuk saling memaafkan. Karena tak mampu menahan emosi, kedua kelompok anak bawah umur ini malah adu jotos dan saling serang dengan menggunakan sentaja tajam.

"Korbannya ada tiga orang dan satunya luka parah dengan 16 jahitan. Korbannya tinggal di Jalan Pusara. Malam itu mereka hanya menjalani rawat inap di Klinik Sundari Jalan Ismail Selatpanjang Selatan," ujar Syafril lagi.

Syafril juga mengaku bahwa sampai saat ini belum ada satu pun pihak korban yang melaporkan secara resmi terkait persoalan itu. Namun, pihaknya sudah turun ke lokasi dan meminta ketetangan korban serta orang tuanya.

Mengingat pelaku masih di bawah umur, rencanyanya keluarga korban baru akan melaporkan kejadian tersebut pada Jumat (23/2) siang, setelah pulang sekolah. 

Hingga saat ini aparat kepolisian juga sudah berhasil mengantongi identitas pelaku dan akan segera menindaknya setelah kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Tebingtinggi.

"Identitas korban dan pelaku belum dapat kita sebutkan karena kasus ini belum dilaporkan secara resmi. Nantilah, setelah kasus itu dilaporkan siang ini," pungkas Syafril lagi.

Informasi di lapangan, kasus ini sempat menghebohkan di dunia maya. Tidak sedikit netizen yang bertanya-tanya tentang hal itu, baik di facebook ataupun WhatsApp, Kamis malam.(Wir)