Pembelian Mobnas tak Usah Dilanjutkan


riaupotenza.com

Kuansing (rpz)-Rencana pembelian mobil dinas (mobdin) untuk Bupati dan Wakil Bupati Kuansing yang menelan anggaran Rp6 miliar menjadi sorotan masyarakat. Salah satunya, dari tokoh pendiri Kuansing, Mardianto Manan.

Menurutnya, Bupati Mursini harus menentukan sikap dengan rencana pembelian mobdin ini. 

Apalagi sekarang, katanya, ada penolakan terhadap rencana tersebut, seperti adanya pencoretan plang kantor bupati yang dilakukan OTK. 
"Itu kritik. Jadi, sebaiknya tak usah pembelian mobil dinas itu dilanjutkan, bagus bantu masyarakat dengan duit Rp6 miliar. Banyak itu," ungkapnya kepada wartawan akhir pekan lalu.

Selanjutnya, Pemkab Kuansing disarankannya agar fokus kepada pesan yang disampaikan lewat kritikan coretan itu ketimbang fokus mempolisikan pelakunya.

"Itu dilakukan bisa jadi karena masyarakat terlalu kecewa, karenanya mereka nekad bertindak seperti itu. Memang itu tidak baik, tapi seorang bupati harus bijak pula, mengapa coretan itu harus ada," kesalnya.

Bupati Mursini, dinilainya, memiliki tugas yang berat di sisa masa jabatannya. Maka dari itu, bupati harus lebih memprioritaskan urusan masyarakat ketimbang terus memburu pelaku pencoretan.

"Masih banyak tugas yang harus diselesaikan. Selesaikan. Berikan program-program yang mampu memberdayakan masyarakat di bidang apapun," sarannya lagi.

Alumni Magister Universitas Gajah Mada ini meminta agar rencana pembelian mobil dinas yang baru itu dibatalkan. 
"Kalau sekarang mobil dinas yang dipakai bupati itu Innova, tak masalah. Karena Innova kan ada juga yang bagus. Jadi, sebaiknya bupati itu memberikan uang itu untuk tingkatkan ekonomi masyarakat," ungkapnya.(cil)