Dilantik, Bustami Sampaikan Pesan Mulia Menjadi ASN


riaupotenza.com
RESMI JABAT SEKDA BENGKALIS : H. Bustami. HY, SH, MM sah menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) defenitif, Rabu (14/2/2018). Setelah resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin di Balai Kerapatan Adat Wisma Sri Mahkota Bengkalis. (SUKARDI)

BENGKALIS (RPZ) — Akhirnya H. Bustami. HY, SH, MM sah menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) defenitif, Rabu (14/2/2018). Setelah resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin di Balai Kerapatan Adat Wisma Sri Mahkota Bengkalis.

Prosesi pelantikan itu turut dihadiri Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Abdul Kadir, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bengkalis. Tak terkecuali sejumlah undangan terdiri dari seluruh bupati dan walikota se- Riau.

Selain proses pelantikan, Sekda Bengkalis H. Bustami.HY, SH, MM secara simbolis juga menandatangani Pakta Integritas dihadapan Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Turut hadir juga disela-sela kegiatan, mantan Bupati Bengkalis dua priode DR. H. Syamsurizal, SE, MM, dan seluruh pejabat teras dilingkungan Pemkab Bengkalis, Camat dan kades dari 11 kecamatan.

Usai mengambil sumpah jabatan, Bupati Amril yang naik ke atas podium langsung menyampaikan ucapan selamat kepada Sekda Bengkalis yang baru H. Bustami. HY, SH, MM. Amril berpesan amanah yang diberikan bisa dijaga sebaik-baiknya.

Ia juga mengingatkan, mengingatkan bahwa jabatan Sekda merupakan jabatan yang sangat strategis dalam organisasi pemerintahan daerah. Sehingga, Bupati Bengkalis mengharapkan agar pejabat yang baru dilantik bisa menjalin komunikasi dengan semua stakeholder dengan baik.

''Kami harapkan kepada Sekda yang baru dilantik agar secepatnya beradaptasi dan berkomunikasi dengan stakeholder dalam menjalankan tugasnya sebagai Sekda Bengkalis,'' pintanya.

Sementara itu, Sekda Bengkalis H. Bustami. HY, SH, MM saat diwawancarai Posmetro Mandau usai resmi menyandang jabatan sekda mengatakan, dirinya mengaku sangat bangga terhadap dirinya yang tak menyangka bisa diberi amanah jabatan karir tertinggi di ASN.

Menurut Alumni Fakultas Hukum Unilak Pekanbaru ini, kerja iklas menjadi modal dasar untuk bisa meraih apa yang dicita-citakan. Memulai karir dari pegawai rendahan dan diangkat dari CPNS Daerah Tahun 1986 dengan golongan II membuatnya tak berpikir macam-macam.

“Kerja ikhlas modal untuk meraih karir, saya tidak menyangka dari pegawai rendahan diangkat tahun 1986 bisa mendapatkan amanah saat ini, seperti yang disampaikan pak bupati, kerja ikhlas itu akan membuahkan hasil,”katanya.

Paling terpenting, sambungnya, adalah melihat amanah ini cukup besar dan tentunya harus dilaksanakan. Melalui keyakinan yang dimiliki, selaku Sekda tidak bisa bekerja sendiri, tanpa dukungan semua pihak.

“Terakhir saya melihat ini adalah amanah cukup besar yang harus dilaksanakan, saya yakin selaku Sekda tidak bisa bekerja sendiri, tanpa dukungan semua pihak. Semua pihak harus bekerjasama, semua bisa bisa saling mendukung untuk terlaksananya visi dan misi pemerintah daerah,”tuturnya.

Disinggung soal langkah pertama yang diambil setelah menjabat Sekda. Mantan Kabag Keuangan Kampar ini menjelaskan melakukan tugas seperti biasanya.

“Pertama itu tentu biasa akan melihat apa yang sudah ada, yang sudah baik maka kita lanjutkan, dan evaluasi, dan yang belum terlaksana tentu menjadi prioritas kita ke depan, melaksanakan tugas melalui regulasi, sebagai dasar kita bekerja,”katanya.

Dalam pelaksanaan tugas nantinya, Bustami mengutarakan, akan menjadi perhatian seluruh tugas dan tanggungjawab sebagai Sekda. Tanpa harus memandang satu persatu. Karena tugas Sekda tidak lain adalah mengkoordinasikan tugas-tugas yang ada dilingkungan Pemkab Bengkalis.

“Kalau itu menjadi kewenangan kita maka kita bisa ambil keputusan, tapi jika tidak menjadi tugas dan kewenangan tentu kita koordinasikan, karena tugas Sekda itu mengkoordinasikan tugas-tugas yang ada dilingkungan Pemkab Bengkalis,”tandasnya.(pmc)