Pensiun Dini Edy Natar Disetujui

Jabatan Danrem Diserahkan ke Kasrem


riaupotenza.com
Brigjen Edy Nasution SIP dan Kol Czi I Nyoman Parwata SE MSi MTr (Han).

PEKANBARU (RPZ) - Brigjen TNI Edy Nasution SIP telah menerima surat Petikan Keputusan Panglima TNI nomor Kep/84/I/2018 tentang Pemberhentian dengan Hormat Dari Dinas Keprajuritan TNI.

Maka sesuai ketentuan, jabatan Komandan Korem 031/Wira Bima yang sebelumnya dijabat Brigjen TNI Edy Nasution, SIP harus dilepaskan.

Tepatnya Ahad (11/2) lalu, Brigjen TNI Edy Nasution SIP menyerahkan tugas, wewenang dan tanggungjawab jabatan Danrem 031/Wira Bima kepada Kolonel Czi I Nyoman Parwata SE MSi MTr (Han) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) yang dalam kesehariaannya menjabat sebagai Kasrem 031/WB. 

Penyerahan tugas dan jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Danrem 031/Wira Bima kepada Kolonel Czi I Nyoman Parwata, juga berdasarkan Surat Perintah nomor sprint/229/I/2018 yang di tanda tangani oleh Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Somantri. 

‘’Karena beliau (Edy Nasution, red) mengajukan pensiun dini dan sudah disetujui. Langkah yang diambil oleh Brigjen TNI Edy Nasution SIP untuk mengajukan pensiun dini sangatlah tepat. Karena beliau saat ini ikut serta mencalonkan diri sebagai bakal calon Wakil Gubernur Riau dalam Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Riau yang akan berlangsung pada tahun 2018 ini,’’ kata Kolonel Czi I Nyoman Parwata.

Lanjut Czi I Nyoman, untuk acara penyerahan tugas, wewenang, dan tanggungjawab jabatan Danrem 031/Wira Bima dapat dilaksanakan secara Intern dan tidak dilaksanakan seperti acara Sertijab. 

Terpisah Brigjen (Purn) TNI Edy Afrizal Natar Nasution SIP mengatakan, seorang Prajurit TNI tidak boleh terlibat dalam politik. Apabila Prajurit tersebut berniat maju dalam Pilkada dan Politik, yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari TNI dan itu telah diatur dalam UU tentang Netralitas TNI. 

‘’Seperti yang saya lakukan saat ini,’’ kata Edy Nasution. 

Edy mengungkapkan, sebenarnya secara kedinasan di TNI, ia pensiun di tahun 2019 mendatang. Namun berstatus sebagai bakal calon Wakil Gubernur, maka ia secara Gentleman harus mundur dari TNI dengan mengajukan pensiun dini. 

Menurut Edy, langkah yang diambilnya ini sudah mendapatkan restu atau di setujui oleh Panglima TNI dengan menerbitkan surat Pemberhentian dengan Hormat Dari Dinas Keprajuritan TNI yang saya terima pada tanggal hari ini melalui staf saya. 

‘’Jadi terhitung setelah Tanggal 12 Februari 2018 saya resmi menyandang gelar Purnawirawan TNI  dan tidak boleh menggunakan fasilitas milik Korem 031/WB,’’ katanya.

Tidak lupa Edy mengatasnamakan pribadi dan keluarga mengucapkan terima Kasih kepada TNI AD yang telah mendidik, menempa dan mengajarkannya. Terkhusus kepada Prajurit dan PNS Korem 031/WB yang telah banyak membantu dan mendukung saya selama menjabat sebagai Komandan Korem 031/WB. 

‘’Tanpa bantuan dan keloyalan yang mereka berikan belum tentu saya dapat menjalankan tugas sebagai Danrem 031/WB selama ini,’’ pungkasnya.(mx/rpg)