Cik Puan dan Pujasera Terbengkalai, Ini Kata Firdaus


riaupotenza.com
Kondisi Pujasera di Jalan Arifin Ahmad.

Cik Puan dan Pujasera Terbengkalai, Ini Kata Firdaus 
PEKANBARU (RPZ) - Bak kedua kutub magnet yang saling tolak menolak antara Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau, menyebabkan pengelolaan Pujasera Arifin Ahmad dan Pasar Cik Puan terlunta-lunta.

Karena itu Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus MT yang juga calon gubernur Riau memastikan akan memberikan kewenangan penuh bagi Pemko Pekanbaru untuk mengelola lahan Pujasera dan Pasar Cik Puan jika nanti ia terpilih sebagai gubernur. 

Hal ini ditegaskannya menyusul tidak adanya ketegasan dari Pemerintah Provinsi saat ini terkait pengelolaan dua lahan tersebut.

“Kalau saya terpilih nanti, itu saya berikan kepada Kota untuk mengelolanya,” tegas Mantan Kadis PU Riau itu menilai selama ini terlantarnya dua lahan yang dimaksud karena tidak adanya ketegasan dari Pemerintah Provinsi Riau. 

Sementara Pemerintah Kota Pekanbaru selaku pihak yang diberi kewenangan hanya bisa menunggu instruksi dari Pemerintah Provinsi karena kepemilikan lahan berada pada provinsi.

“Sebenarnya tinggal ketegasan dari provinsi saja, kalau atasannya setuju tentu tinggal melanjutkan ke bawah. Kalau di bawah tidak berjalan, yang di atas bisa mengetok,” ujarnya.

Firdaus yang kini masih tercatat sebagai Walikota Pekanbaru, juga mengungkapkan secara aministrasi Pemko Pekanbaru sudah berulang kali meminta kepada Pemprov secara tertulis untuk diberi izin perpanjangan penglolaan lahan Pujasera dan Pasar Cik Puan. Namun sampai sejauh ini tidak mendapat respon.

“Kalau untuk lahan Pujasera, kita sudah surati begitu juga Pasar Cik Puan. Bahkan kita juga legowo untuk status lahan Pasar Cik Puan pencatatan asetnya masuk ke Pemprov, tapi pengelolaan tetap di Pemko Dan itu ternyata juga tidak mendapat sambutan dari Pemprov,” keluhnya. (mg3)