Ditikam 4 Kali, Tewas


riaupotenza.com
Koban Julkifli Alias Jul tergeletak bersimbah darah.

PALIKA(RPZ) - Penganiayaan berat terjadi di wilayah hukum Polsek Pasir Limau Kapas (Palika), Kamis (8/2) sekitar pukul 20.00 WIB. Julkifli Alias Jul (39) warga Jalan Bhakti, RT 006 RW 002, Kepenghuluan Panipahan Darat, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, tewas bersimbar darah setelah menderita 4 liang tusukan senjata tajam (senjam).

Kejadian tragis ini sempat menggegerkan masyarakat setempat, wargapun datang secara berduyun-duyun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk secara langsung menyaksikan kejadian itu.

Peristiwa yang merenggut nyawa korban terjadi di kediamannya di RT 006, lokasi kejadian seketika ramai, masyarakat dari berbagai desa di kecamatan itu tumpah ruah mendatangi TKP. Dengan mendapat informasi, petugas kepolisian sektor Polsek Palika langsung datang ke TKP dan mengamankan TKP.

Dibantu masyarakat setempat, korban yang sudah tergeletak kaku dan baju putih merah dipakainya bersimbah darah langsung dibawa ke Puskesmas Panipahan untuk dilakukan visum.

Hingga saat ini aparat kepolisian masih melakukan lidik dan belum bisa mengambil kesimpulan, apa motif dari penganiayaan itu hingga korban tewas. “Kita beluam bisa pastikan apa motif penganiayaan ini,” kata Kapolsek Palika Iptu Zulmar SH kepada wartawan Rohil, Jumat (9/2) pagi melalui via teleponnya.

Dijelaskan Kapolsek, sast kejadian ada warga saksi 1 Burhanuddin (38) melintas di depan rumah korban, kemudian saksi 1 melihat ada kerumunan masyarakat di dekat TKP, lalu saksi 1 berhenti dan mendekati kerumunan warga itu.

Kemudian orang yang ada di lokasi kejadian saling tukar informasi bahwa ada kejadian di dalam rumah, namun tak satupun ada yang berani membuka pintu rumah tersebut. Saksi 1 yang diselimuti rasa penasaran, mencoba mendekat membuka pintu bersama saksi 2, Aidin (35) secara berlahan melihat korban.

“Kedua saksi melihat korban dalam tergeletak di lantai dalam kondisi berlumuran darah, saat itu juga anggota Polsek Panipahan sudah ada di TKP dan langsung mengamankan TKP serta meminta bantuan masyarakat untuk membawa korban ke Puskesmas dan  melakukan olah TKP,” ujarnya.

Diterangkan Kapolsek, ketika korban tiba di Puskesmas, petugas medis melakukan pemeriksaan. Hasil dari pemeriksaan bahwa korban telah meninggal dunia, dengan mengalami luka tusukan oleh benda tajam.

“Luka sayat di bagian leher, luka tusukan di bagian pundak sebelah kiri 1 liang, luka tusukan di dada sebelah kiri sebanyak 2 liang dan luka tusukan di perut sebelah kiri sebanyak 1 liang. Kemudian jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan diperistirahatannya terakhir,” pungkasnya mengakhiri.Zul