SPS Riau kembali meraih predikat terbaik tingkat Nasional. Prestasi bergengsi itu langsung diterima

Zulmansyah: Ciptakan Iklim Industri Pers yang Baik


riaupotenza.com
PENGHARGAAN - Ketua SPS Riau, Zulmansyah Sekedang (kanan) menerima penghargaan dari Ketua SPS Pusat, Dahlan Iskan dalam acara Awarding Night SPS di Padang, Rabu (7/2).

PEKANBARU(RPZ) - Dahlan menyebut, predikat terbaik disematkan setiap tahun kepada Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang yang ada disetiap provinsi sebagai bentuk pengakuan atas kinerja cabang dan motivasi kedepannya.

Tahun ini, imbuhnya, pihaknya menetapkan SPS Sumut dan Riau sebagai yang terbaik karena dinilai mampu menjalankan roda organisasi dengan baik. Serta dalam berkiprah tidak semata untuk kepentingan SPS namun juga kepentingan publik.

“Kita berharap mereka menjadi contoh bagi SPS-SPS yang lainnya dan bahwa dalam berkiprah tidak hanya untuk kepentingan SPS, namun juga kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung terhadap kepentingan publik,” ujarnya.

Ketua SPS Cabang Riau, Zulmansyah Sekedang menyampaikan rasa syukurnya karena SPS Riau tetap mampu mempertahankan prestasi sebagai SPS Cabang terbaik selama beberapa tahun terakhir

“Ini prestasi bersama. Terima kasih kepada seluruh pengurus SPS Cabang Riau yang tetap menjaga soliditas dalam melaksanakan program kerja yang sudah direncanakan. Semoga ke depan, kinerja pengurus dapat terus ditingkatkan,” serunya ditemui di lokasi acara.

Zum, sapaan akrab Zulmansyah menggaris bawahi tugas penting SPS Riau terkait iklim industri pers. SPS Riau harus mampu lebih baik lagi kedepannya terutama dalam meningkatkan iklim industri pers yang baik di Riau,” tandasnya.

Sejak menakhodai SPS Riau pada 2016 silam, Zum mengaku telah menyematkan tekadnya untuk menjaga amanah melanjutkan program-program pendahulunya dengan penyempurnaan disegala segi menuju soliditas dan kinerja yang lebih baik lagi.

Gelar terbaik nasional, imbuhnya, harus dimaknai oleh seluruh pengurus sebagai sebuah amanah yang harus dipertanggung jawabkan dengan cara menjaga dan meningkatkan kinerja sehingga memberi rasa aman dan nyaman bagi seluruh perusahaan pers yang bernaung di dalamnya.

Meminang Keindahan

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini yang dipusatkan di Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar) mengangkat tema “ Meminang Keindahan di Padang Kesejahteraan”. Tema ini kata Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Margiono, demi mengangkat kepariwisataan Sumbar.

“ Melalui kepariwisataan yang maju, yang datang dari segala suguhan keindahan Ranah Minang, diharapkan bisa menunjang kesejahteraan masyarakat, Sumbar khususnya,” ujar Margiono dalam sambutannya pada puncak acara HPN di hadapan Presiden Joko Widodo dan ribuan tamu undangan serta insan pers se-Indonesia yang memadati lokasi acara, Pantai Padang.

Menurutnya, kepariwisataan yang maju harus didukung publikasi yang kuat. Peran pers sangat dominan dalam hal ini. Kesediaan Sumbar selaku tuan rumah HPN tahun ini, imbuh Margiono adalah langkah tepat dalam promosi kepariwisataan karena menjadi ajang berkumpulnya insan pers se-Indonesia, yang otomatis akan menulis tentang Sumbar, apalagi ada ajang lomba penulisan tentang kepariwisataan Sumbar bagi para awak pers.

Margiono menyebut, peringatan HPN yang bersamaan dengan HUT PWI ke 72 di Padang, Sumbar tahun ini menjadi HPN yang dihadiri menteri dan duta besar terbanyak.

“Ada puluhan duta besar 23 menteri yang hadir dalam HPN tahun ini. Ini menjadikan HPN tahun 2018  sebagai HPN yang dihadiri menteri dan duta besar terbanyak,” serunya diiringi tempik sorak semua yang hadir.

Ditegaskannya, media harus mendukung sepenuhnya berbagai program kepariwisataan di Indonesia melalui publikasi di Medianya masing-masing sehingga tumbuh kembang seiring zaman.

Margiono, juga menyitir tentang gelombang berita hoax yang akhir-akhir ini merebak seiring pertumbuhan media sosial, mulai bisa diminimalisir seiring adanya komitmen bersama tentang perlawanan terhadap berita hoax.

Dia berharap, “perang” terhadap berita hoax terus digaungkan semua elelmen masyarakat termasuk pers, sehingga tidak malah meruncing dan membesar. pm