Hadiri Rakor Karhutla di Istana Negara

Bupati Siap, Pelalawan Bebas Asap


riaupotenza.com
Bupati Pelalawan HM Harris bersama Presiden Jokowi dan para gubernur di Istana Negara mengikut Rakornas Karhutla

JAKARTA–Bupati Pelalawan HM Harris menyatakan siap mendukung kebijakan Priseden RI Jokowi untuk menekan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berdampak munculnya asap di Kabupaten Pelalawan pada tahun 2018 ini. Hal ini diungkapkannya usai mengikuti  Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Istana Negara, Selasa (6/02). Bupati hadir bersama Gubernur, Kapolda,Kapolres,Bupati dan Walikota Se Indonesia.

     ‘’Amanat yang telah disampaikan Bapak  Presiden Jokowi tentu akan segera kita tindaklanjuti pelaksanaannya di Kabupaten Pelalawan, Pemkab Pelalawan akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait untuk menjadikan Kabupaten Pelalawan bebas asap di tahun 2018 ini,’’kata Harris.

    Disamping itu juga Bupati Pelalawan dua periode ini meminta peranan aktif dari perusahaan untuk ikut  dalam penangganan Karlahut. Ia juga menginstruksikan para camat untuk berkordinasi dengan Polsek dan Kepala Desa bersama sama dengan masyarakat turun bila ditemukan titik api kebakaran lahan dan hutan didaerahnya, serta menghimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. 

     Menurut Kadis Kominfo Pelalawan Drs H Fakhrizal,M.Si, Rabu (7/2) Rapat Koordinasi  dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Dalam kesempatan itu tampak hadir antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Mensesneg Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek.

     Presiden Jokowi sebut Fakhrizal,  menginginkan Indonesia di tahun 2018 bebas dari bencana asap. Disamping itu juga bahwa pekerjaan penanganan kebakaran lahan dan hutan ini adalah pekerjaan yang berkelanjutan, tidak bisa berhenti. Oleh sebab itu, Presiden mengingatkan kembali agar kejadian-kejadian yang telah ada di 2015 lalu betul-betul sudah tidak terjadi lagi di tahun ini, maupun tahun-tahun yang akan datang.

     Presiden juga lanjutnya mengapresiasi kepada seluruh pihak yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dalam dua tahun terakhir (2016-2017) memberikan lompatan kemajuan yang sangat signifikan dalam bidang penanganan kebakaran hutan dan lahan.  ‘’Ada penurunan hotspot yang sangat signifikan. Tahun 2015, 21.929 hotspot. Kemudian 2016, turun drastis menjadi 3.915 hotspot. Turunnya langsung drastic, 2017 turun menjadi 2.567 hotspot. Penurunan yang sangat jauh sekali,” kata Presiden Jokowi

     Mantan Gubernur DKI Jakarta sambung Kadis Kominfo juga mengingatkan perserta Rakor untuk tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan kembali di tahun 2018 ini mengingat pada tahun ini Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games di Jakarta dan Palembang.  ‘’Kita tuan rumah Asian Games, di Jakarta dan Palembang. Jangan sampai saat perhelatan itu ada asap dan karhutla sehingga mengganggu image,dan  gangguan  penerbangan," kata Jokowi.amr