Peraturan Baru! Guru Merokok Tidak Akan Jadi Kepala Sekolah


riaupotenza.com

KOTAWARINGIN TIMUR (RPZ) -- Para guru di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang merokok bakal kesulitan menjadi kepala sekolah (kepsek). Gubernur Kalteng Sugianto Sabran sudah meminta kepala Dinas Pendidikan (Disdik) tak merekomendasikan atau memberikan jabatan kepsek kepada guru yang merokok.

Menurut Sugianto, guru yang merokok memberi contoh buruk kepada para murid. ”Perilaku tersebut tidak mendidik, terlebih yang merokok  di lingkungan sekolah,” kata Sugianto saat berkunjung ke Kotawaringin Timur (Kotim) sebagaimana dilansir Prokal, Selasa (6/2).

Dia juga meminta kadisdik lebih teliti sebelum merekomendasikan guru menjadi kepsek. ”Walaupun SDM-nya bagus, kalau dia merokok jangan dipilih jadi kepsek.  Saya tidak ingin hal tersebut terjadi. Sebab, guru harus menjadi contoh teladan bagi murid,” ujar Sugianto.

Sementara itu, Kadisdik Kotim Bima Ekawardhana mengatakan, pihaknya sudah memberlakukan aturan larangan merokok di sekolah. Aturan itu berlaku untuk semua pihak, tak terkecuali para tamu. ”Peraturan di kawasan sekolah dilarang merokok memang sudah sejak lama diterapkan di Kotim. Guru, pengunjung, dan siapa pun tidak diperbolehkan
merokok di areal sekolah,” kata Bima.

Menurut Bima, imbauan tegas Sugianto memiliki banyak manfaat. Di antaranya meningkatkan kedisiplinan guru dan menjaga lingkungan sekolah tetap sehat. (alan/rpz)