Istri Histeris Lihat Suami Tewas


ROKAN HULU(RPZ) - Tidak ada yang mengira, kalau pria ini mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri pada sebatang pohon karet yang terletak di kebun miliknya di Desa Alahan, Kecamatan Rokan IV Koto, Rokan Hulu (Rohul).

Pria yang dimaksud adalah Adi Putra (39), petani Desa Alahan ini ditemukan tewas tergantung di salah satu pohon karet di kebunnya, Selasa sore (30/1). Diduga, Adi merupakan korban bunuh diri.

Berdasarkan informasi dirangkum, sebelum ditemukan tewas tergantung, seperti hari biasanya, Selasa pagi sekitar pukul 07.15 WIB, Adi berangkat dari rumahnya untuk menderes karet di kebunnya di Desa Alahan, berjarak lebih kurang 1 Km dari rumahnya.

Berbeda denga hari-hari sebelumnya, biasanya Adi selesai menderes akan pulang langsung ke rumahnya. Nanum, hari itu, korban Adi belum juga pulang ke rumahnya hingga Selasa sekitar pukul 16.00 WIB sore.

Karena curiga, lantas istri korban Yusral Elhayati bersama orang tuanya Khaidir pergi ke kebun karet mereka, dan mencari korban.

Setibanya di kebun sekitar pukul 16.30 WIB, keduanya terkejut melihat korban Adi sudah tak bernyawa dengan kondisi leher tergantung di pohon karet. Saat pertama kali ditemukan, lidah korban menjulur keluar.

Melihat itu, istri korban Adi sempat histeris, kemudian meminta tolong ke warga sekitar untuk memotong tali yang menjerat leher suaminya, dan menurunkan jenazah dari pohon karet, dibantu orang tuanya. Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah mereka di Desa Alahan.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK,MH, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono SH membenarkan adanya seorang petani di Desa Alahan, bernama Adi yang tewas dengan cara gantung diri pada sebatang pohon karet di kebunnya.

Dijelaskan Ipda Nanang, tidak berada lama mendapatkan informasi itu, Kapolsek Rokan IV Koto AKP Inafri bersama anggota datang ke TKP dan melakukan olah TKP, serta meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti.

“Namun, saat akan dilakukan visum dan otopsi, istri korban menolak dan membuat surat pernyataan,” kata AKP Nanng, Rabu malam.

Ipda Nanang menambahkan, pihak keluarga sudah merelakan kematian korban Adi Putra yang diduga kuat gantung diri di pohon karet. Dan berdasarkan informasi yang diperoleh, korban mengakhiri hidupnya dilatang belakangi permasalahan ekonomi.

“Korban murni bunuh diri. Dugaan karena masalah ekonomi. Namun, untuk secara detai kita belum tahu,” tutup Ipda Nanang. pm/rpg