Rumah Majikan Terbakar, Pembantu Gosong Terpanggang


riaupotenza.com
LUDES TERBAKAR - Rumah milik Dahlan Jambek (45) ludes terbakar. Seorang pembantunya Widodo (21) tewas saat kejadian, Rabu (31/2).

ROKAN HULU(RPZ) - Seorang pria bernama Widodo (21), dikabarkan tewas terpanggang dalam bekaran hebat yang menghanguskan rumah milik Dahlan Jambek Tanjung (45), warga Desa Persiapan Sei Kuning, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Korban Widodo sendiri merupakan pembantu di rumah Dahlan Jambek Tanjung. Korban Widodo tidak bisa diselamatkan saat kebakaran yang terjadi, Rabu (31/2) sekitar pukul 04.30 WIB.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK MH membenarkan adanya kebakaran di Desa Persiapan Sei Kuning, Kecamatan Tambusai itu. Dalam tragedi itu, seorang pria tewas terpanggang.

Diakui AKBP Yusup, awal kejadian, berawal pada Rabu sekitar pukul 04.30 WIB subuh itu, istri pemilik rumah yakni Dahlan Djambek mendengar alarm mobil Kijang Innova yang mereka parkirkan di teras rumah. Kemudian ia keluar dan melihat api dari bawah kolong mobil itu.

Kemudian Dahlan Djambek pun terbangun dan segera menghampiri istrinya sambil berusaha memadamkan api yang semakin lama semakin membesar.

Di saat api semakin membesar, Muhammad Arifin yang diketahui merupakan anak pemilik rumah Dahlan Djambek terbangun dan berlari keluar rumah serta meminta bantuan kepada warga sekitar rumah. Sementara kedua orangtua masih berusaha memadamkan korbaran api yang hampir menghanguskan mobil Kijang Innova miliknya.

Merasa tidak bisa lagi memadamkan api di Mobil Kijang Innova miliknya, pemilik rumah, Dahlan Djambek pun berlari ke arah mobil L300 miliknya yang juga di parkirkan di depan rumahnya.

“Dia berhasil menyelamatkan mobil L300 miliknya dan di parkirkan di tempat yang jauh dari jangkauan api yang sudah menghanguskan mobil Innova miliknya,” kata AKBP Yusup, Kamis siang.

Setelah memarkirkan mobil L300 nya, Dahlan Djambek teringat bahwa salah seorang pekerjanya, yakni Widodo masih tertidur di kamar di rumahnnya. Segera ia membangunakan untuk menyuruh menyelamatkan diri.

“Namun korban (Widodo) tidak bisa dibangunkan. Akhirnya api membesar dan telah memenuhi seluruh bagian rumah. Dan korban Widodo pun tak terselamatkankan,” ungkap AKBP Yusup.

Dilanjutkan AKBP Yusup, sekitar pukul 07.20 WIB pagi, 2 Unit Mobil Damkar Rohul datang ke lokasi kebakaran dan berhasil memadamkan api. Selain memadamkan api, para petugas dari Polsek Tambusai, Koramil Tambusai membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran.

“Penyebab kebaran masih dalam penyelidikan. Sementara kerugian materil atas musibah itu diperkirakan sekitar Rp650 juta,” terang AKBP Yusup.

Ditambahkan AKBP Yusup, pasca kebakaran itu, selain membantu membersihkan puing-puing, petugas juga lakukan evakuasi korban yang terbakar. Kemudian Jenazah korban dibawa ke Puskesmas Tambusai.

“Korban sudah kita evakuasi dan saat ini lokasi kebakaran sudah kita pasang garis polisi,” tutup AKBP Yusup. pm/mx