Oknum Guru SD Asal Meranti Tertangkap CLBK Di Kamar Wisma


riaupotenza.com
Ilustrasi(Net)

SELATPANJANG(RPZ)-Citra pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti kembali tercoreng setelah seorang oknum guru yang berstatus sebagai PNS ketahuan bedua-duaan di Kamar Wisma bersama mantan kekasihnya.

Dia adalah Is(37), mengaku salah seorang guru di salah satu Sekolah Dasar di Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, telah terjaring razia penyakit masyarakat (Pekat) gabungan oleh TNI, Polri dan Satpol PP daerah setempat, Sabtu (28/1) malam di Wisma Diva Kota Selatpanjang.

Ketika diintrogasi, Is dan teman wanitanya sempat berkilah bahwa mereka adalah pasangan suami istri. Setelah tidak mampu menunjukkan identitas resmi, petugas bergegas mengamankan kedua pasangan tersebut ke kantor Satpol PP Meranti untuk diintrogasi ulang.

´┐╝Usai menghimpun informasi lengkap atas mereka, oknum guru PNS inipun tak lagi bisa berkutik, dan diketahui juga Ia sudah memiliki  Istri dan dua orang anak. 

"Memang pada awalnya mereka berisihkeras mengaku sebagai pasangan suami istri, namun belakangan keduanya mengaku hanya berpacaran. Dan prianya sudah nemiliki dua orang anak," ungkap Kabid Ops Satpol PP, Safrizal Ahmadi MSi.

Parahnya lagi, dari pengakuan Is, perempuan yang digandengnya masuk kekamar hotel itu adalah mantan pacarnya.

"Dari pengakuannya, perempuan itu juga adalah mantan pacarnya, istilahnya seperti cinta lama bersemi kembali (CLBK), tapi di kamar wisma. Suami perempuan itu TKI yang berkerja di negara tetangga," ungkapnya.

Menyikapi itu, Satuan Satpol PP Meranti akan melaporkan perbuatan tersebut ke Pemerintah Daerah Meranti, mulai BKD hingga ke Dinas Pendidikan daerah setempat.

"Oknum guru PNS ini sudah kita data, selanjutnya, akan kita serahkan ke dinas pendidikan dan BKD untuk ditindak lanjuti sesuai Peraturan Pemerintah tentang disiplin dan etika sebagai PNS, "tambahnya lagi.

Untuk diketahui, Razia gabungan Satpol PP, Polres Kepulauan Meranti dan Koramil 02 Tebing Tinggi tadi malam menyisir hampir seluruh tempat penginapan dan hiburan malam. 

Selain oknum guru PNS dan pasangannya tersebut, Tim Razia Pekat ini juga mengamankan 4 pasangan lainnya yang kebanyakan warga sipil.

"Mereka semuanya diberikan pengarahan dan didata, selanjutnya dihubungi dan didatangi pihak keluarga " ujarnya(Wir)