Sepeda Motor Dibawa Kabur

Buruh Sawit Dihadang Rampok Bersenpi


BAGANBATU (RPZ) - Aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dilakukan oleh kawanan rampok bersenjata api terjadi di wilayah hukum Polsek Bagansinembah. Dan kali ini seorang tukang panen sawit PT EPP Baganbatu yakni Chandra (23) warga Kebun Cibaliung 3 PT Ivomas yang menjadi korbannya.

Berdasarkan data yang berhasil dirangkum di lapangan, Jumat (12/1) menyebutkan, bahwa akibat dari kejadian tersebut dirinya harus merelakan sepeda motor jenis KLX miliknya raib digondol kawanan pelaku.

Menurut keterangan korban Chandra kepada riaupotenza.com menyebutkan, bahwa peristiwa perampokan yang menimpa dirinya itu terjadi pada Sabtu (6/1) sekitar pukul 19.30 WIB lalu. Ia dalam perjalanan pulang usai memikat ayam di daerah Balam KM 37 Rumbia dengan mengendarai sepeda motor KLX.

Namun saat dalam perjalanan itu, tepatnya ketika tiba di jalan lintas Blok 7-8 ia dikagetkan dengan kedatangan satu unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion yang ditumpangi oleh tiga orang laki-laki tak dikenalnya.

Tanpa ada perasaan curiga, akhirnya korban tetap melanjutkan perjalanan seperti semula. Namun saat itu tiba-tiba sepeda motor korban tersebut langsung dipepet oleh kawanan pelaku.

“Pas di TKP tiba-tiba ada sepeda motor Vixion tanpa lampu boncengan 3 orang langsung mepet saya dan satu orang pelaku langsung menodongkan senjata seperti pistol tepat kearah kepala saya,” cerita Chandra.

Di sela-sela aksi penodongan itu, pelaku memerintahkan korban untuk berhenti dan menyerahkan sepeda motornya. Dan karena takut nyawanya melayang, akhirnya korban hanya pasrah ketika sepeda motornya berpindah tangan.

Diterangkan Candra, saat kejadian kebetulan ada teman lewat, sesaat itu juga kawanan itu melarikan diri keluar kebun menuju arah Baganbatu dan dikejarnya hingga PJR dengan menggunakan sepeda motor Revo.

“Kami sudah berusaha mengejar dengan menggunakan sepeda motor teman yang kebetulan tidak lama setelah kejadian lewat. Dari situ kami tahu kalau kawanan pelaku itu arahnya lari ke Baganbatu, kami kejar, tapi sampai PJR kami ketinggalan jejak,” kata Chandra lagi.

Padahal, lanjutnya pria yang mengaku sudah dua kali menjadi korban perampokan itu lagi, bahwa sepeda motor tersebut baru dibelinya, tepatnya sebulan lalu. “Kalau sepeda motor itu baru sekali saya bayar angsuran kreditnya. Dan terus terang peristiwa ini adalah yang kedua saya alami. Bedanya kalau yang pertama dulu saya ditodong pakai parang dan sekarang pakai pistol,” ungkapnya lagi.

Tak terima apa yang menimpa dirinya tersebut, maka pada Senin (8/1) kemarin dirinya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Bagansinembah guna pengusutan lebih lanjut lagi.

Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH yang dikonfirmasikan melalui Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol Eka Ariandy Putra SH SIK yang didampingi Kanit Reskrim, Iptu Amru Abdullah kemarin membenarkan adanya laporan korban pada Senin (8/1) kemarin.

“Ya benar dan saat ini tim opsnal kita sedang melakukan penyelidikan di TKP,” terang Kanit Reskrim kemarin.psw