Naik Status, KPPBC Keluhkan tak Tersedianya Lahan Eksekusi BB


riaupotenza.com
KPPBC : Pembukaan Pekan Disiplin Kanto Pengawasan, Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Pratama Bengkalis di Tahun 2017 lalu.(foto.dok)

BENGKALIS (RPZ) — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Bengkalis naik status. Dari sebelumnya Tipe Pratama, kini menjadi Tipe Madya. Meskipun naik status, sejumlah kekurangan disana sini masih terjadi, terutama lahan atau lokasi eksekusi (pemusanahan) barang bukti (BB) hasil sitaan.

Kepala KPPBC Bengkalis Tipe Madya melalui Kasubsi Penindakan KPPBC Bengkalis Tipe Madya Enrico, Rabu (10/1/2018) lalu mengatakan, dari kondisi saat ini sejumlah barang bukti sitaan masih disimpan secara baik di gudang KPPBC. Barang bukti itu merupakan hasil pengungkapan sejak dua tahun terakhir, akhir tahun 2017 dan Tahun 2017.

"Dari barang sitaan tersebut kita sudah mendapatkan izin dari kementerian keuangan untuk di musnahkan.  Namun sampai sekarang belum bisa kita musnahkan karena permasalahan lahannya pemusnahan belum tersedia, "jelasnya.

Ia mengatakan, sebelumnya beberapa kali Bea dan Cukai melakukan pemusnahan barang sitaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Jalan Bantan Bengkalis dengan cara dibakar. Namun, sejak Tahun 2017, Pemkab Bengkalis melarang proses pemusnahan tersebut, dengan alasan tidak ingin barang bukti itu dimusnahkan di TPA Bantan Sari.

"Jadi sampai saat ini masih ada barang sitaan yang belum kita musnahkan sejak tahun 2017. Mulai dari jenis kosmetik ilegal,  rokok ilegal serta minuman keras ilegal, "jelas Enrico. 

Ia mengaku, sejauh ini koordinasi terkait rencana pemusanahan barang bukti sudah dilakukan. Di Tahun 2018 ini direncanakan akan dimusnahkan dilokasi atau lahan yang sudah tersedia.

"Yang jelas sudah ada dalam waktu dekat akan kita musnahkan. Nanti juga akan undang rekan-rekan media dalam pemusnahan tersebut, "jelas Enrico.(kar)