Tak Disiplin, Empat Anggota Polres Jalani Sidang Kode Etik


riaupotenza.com
Wakapolres Bengkalis Kompol Taufik Hidayat Thayeb, SH,SIk. (foto.dok)

BENGKALIS (RPZ) – Wakapolres Bengkalis Kompol Taufik Hidayat Thayeb, SIK terus melakukan pembenahan secara internal terhadap seluruh jajarannya. Sesuai dengan perintah Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni, SIK setiap satuan baik di jajaran Polres dan tingkat Polsek terus diawasi kinerjanya.

“Kepada anggota kalau mau berbuat tindak pidana terutama narkoba harus malu, karena kita penegak hukum kita yang tangkap narkoba kita pula yang terima narkoba, “pesan Wakapolres Kompol Taufik Hidayat Thayeb, Kamis (11/1/2018).

Ia mengatakan akan menindaktegas terhadap anggota atau jajarannya yang terlibat kasus pidana, terutama kasus narkotika. Sampai hari ini, Kompol Taufik menambahkan, setidaknya ada empat anggota kepolisian dijajarannya yang sedang menjalani sidang kode etik kepolisian di Mapolres Bengkalis.

Dikatakannya, ke empat anggota ini akan memasuki sidang keempat kalinya dan akan menentukan sanksi apa yang layak diberikan.

“Mereka masih jalani proses persidangan, karena ke empat orang ini telah melakukan pelanggaran kode etik dan tidak disiplin, dan kasusnya juga berbeda beda,“katanya.

Mantan Kapolsek Mandau ini mengutarakan, anggota yang menjalani sidang kode etik ini ada yang tidak masuk kerja selama berhari-hari, dan ada juga melanggar hukum seperti ikut bermain dalam tindak pidana (TP) Narkoba.

“Yang tidak masuk kerja alias mangkir ini lebih dari satu bulan, sedangkan yang narkoba selain pemakai juga mengedarkan, kalau narkoba kita tak main-main, “ujarnya lagi.

Taufik menambahkan, empat ini ada yang bertugas di Polres dan ada yang bertugas di masing-masing Polsek, dan sanksi, hasil putusan sanksi akan ditentukan pada sidang terakhir setelah mendapatkan berbagai pertimbangan.

“Kalau memang berat ya udalah, apalagi masalah narkoba, apalagi sekarang ada program bang beben, kita akan selalu komitmen, sesuai dengan perintah Kapolri, Presiden yang sudah jelas perintahnya, “bebernya.(kar)