Empat Kali Tak Hadiri Sidang

Tergugat Intervensi Keluhkan Penggugat


PEKANBARU-- Sidang gugatan H Adlan Adnan, H Hamdani Adnan dan Hj Lailatul Kaftiah terhadap Camat Rumbai dan Lurah Agro Wisata, Rumbai masih berjalan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru.

Dimana dalam materinya, penggugat ini minta majelis hakim untuk membatalkan surat yang dikeluarkan Camat serta Lurah mengenai lahan yang ada di Rumbai tersebut.

Terkait sidang tersebut, H Sulaiman Adnan selaku pihak tergugat intervensi menyayangkan selama proses sidang yang terhambat tanpa adanya konfirmasi ini. Pasalnya, pihak penggugat sudah empat kali tak menghadiri proses persidangan.

''Kita sebagai pihak tergugat intervensi, mengeluhkan pihak penggugat. Sebab, mulai sidang ketiga hingga ke enam, tak hadir dalam sidang, berarti sudah empat kali tak menghadiri sidang,'' kata H Sulaiman melalui kuasa hukumnya, Artion SH yang dihubungi, Senin (8/1/2018).

Dengan kondisi ini tentunya memperlambat proses persidangan. Sidang lanjutan ini nanti akan digelar pada tanggal 11 Januari ini. H Sulaiman berharap, jika penggugat tak juga hadir diharapkan majelis hakim menegur penggugat atau menghentikan proses sidang tersebut.

Seperti diketahui, pihak penggugat melalui kuasa hukumnya menggugat Camat Rumbai dan Lurah Agro Wisata, Kecamatan Rumbai. Adapun objeknya mengenai surat keterangan kelurahan Nomor:46/590/RB/IV/2003, Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai tertanggal 31 Maret 2003 yang diketahui Camat atas tanah seluas kurang lebih 20.000 M2 yang terletak di RT 02/RW06 atas nama Ilyas Fuad.

Kemudian surat keterangan kelurahan Nomor :53/590/RB/2003, Kelurahan Rumbai Bukit tertanggal 31 Maret 2003 yang diketahui camat atas nama Toat Nasution. Dan surat keterangan kelurahan Nomor : 67/590/RB/IV/2003 tertanggal 31 Maret yang diketahui Camat atas nama Jumari.***