Akhirnya, Pembobol BRI Kotabaru Dibekuk


riaupotenza.com
Polres Indragiri Hilir berhasil mengungkap pembobolan brankas senilai Rp1.098.724.000.

TEMBILAHAN (RPZ) - Polres Indragiri Hilir (Inhil) berhasil mengungkap pembobolan brankas senilai Rp1.098.724.000  (satu milyar sembilan puluh delapan juta tujuh ratus dua puluh empat ribu rupaih) milik BRI Unit Kotabaru Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir. 
 
Tidak hanya menangkap tiga orang pelakunya, uang sebanyak Rp998.068.000 (sembilan ratus sembilan puluh delapan juta enam puluh delapan ribu rupiah) berhasil disita kembali dari pelaku. Sedangkan sisa uang sebanyak Rp100.580.000 masih dalam pencarian. Menurut pengakuan salah seorang pelaku, disimpannya di tempat ponakannya.
 
Hal itu diungkapkan Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Rony Putra, SIK MH kepada awak media dalam press release di Ruang Tri Brata Polres Indragiri Hilir, Kamis (4/1). Selain menampilkan barang bukti uang yang berhasil disita, ketiga tersangka juga dihadirkan. 
 
Salah satu dari ketiga tersangka adalah security bank pelat merah itu sendiri, Ri alias Ko (26), warga Kelurahan Kotabaru Reteh. Dua tersangka lainnya masih ada hubungan keluarga dengan Ri adalah Kah alias PL (61) dan Sap alias Cep (32). Keduanya juga warga Kelurahan Kotabaru Reteh Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir.
 
Lebih jauh Kapolres menerangkan bahwa setelah mendapat laporan dari Kapolsek Keritang AKP Lassarus Sinaga SH, tentang adanya tindak pidana pencurian di BRI Unit Kotabaru dengan nilai kerugian sebesar Rp1.098.724.000, Senin (1/1).
 
Mendengar kabar itu, ia langsung memerintahkan Tim dari Sat Reskrim yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Arry Prasetyo SH MH untuk memback up Polsek Keritang dalam pengungkapan kasus tersebut.
 
Dari olah TKP dan beberapa petunjuk di lapangan, diduga ada keterlibatan orang dalam Bank itu sendiri. Penyelidikan kemudian diarahkan kepada beberapa orang karyawan BRI Unit Kotabaru Seberida, termasuk kepada security sendiri.
 
Setelah mendapat bukti permulaan yang cukup, pada hari Rabu, 4 Januari 2018, sekira pukul 16.00 WIB, Unit Opsnal mengamankan Satpam yang bernama Ri alias Ko. Tersangka Ko mengakui perbuatannya tersebut dilakukan bersama dua orang tersangka lainnya yakni Sap alias Cep dan Kah alias PL.
 
Penangkapan terhadap kedua tersangka dilakukan oleh Unit Opsnal dibantu oleh Personel Polsek Keritang, pada hari Rabu, 4 Januari 2018, sekira pukul 20.30 WIB. Pencarian barang bukti menemukan uang tunai sebesar Rp. 998.068.000,- (sembilan ratus sembilan puluh delapan juta enam puluh delapan ribu rupiah), dalam gudang padi milik tersangka Kah, yang terletak di Jalan Bambu Kuning Kelurahan Kotabaru Reteh.
 
Dari pemeriksaan awal diketahui peran ketiga tersangka yakni tersangka Ri alias Ko sebagai eksekutor seorang diri menjalankan aksinya dengan kunci yang diambilnya waktu melaksanakan tugas jaga di Bank tersebut.
 
Tersangka Kah berperan mengantarkan tersangka Ri melaksanakan aksinya dan kemudian bersama-sama menyembunyikan uang hasil curiannya ke gudang padi milik tersangka Kah.
 
Tersangka Sap alias Cep berperan sebagai orang yang memancing penjaga malam Heri Rioprima untuk keluar dari Bank yang dijaganya dan kemudian memberi Heri minuman keras saat tersangka Ri beraksi.
 
Uang tunai sebanyak Rp. 100.580.000,- (seratus juta lima ratus delapan puluh ribu rupiah) masih dalam pencarian, dan menurut pengakuan tersangka Kah, uang tersebut disimpan di rumah keponakannya JS (saat ini msh dlm pencarian)
 
Ketiga tersangka, bersama barang bukti, sudah diamankan di Mapolres Indragiri Hilir, untuk proses penyidikan. Ketiganya disangkakan melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.ard/zal